Breaking News

Ayu Lestari, Jawara Sampela Siwe Mbojo 2015

Ayu Lestari, Jawara Pemilihan Sampela Mbojo Tahun 2015

Ayu Lestari, gadis lajang terbaik Bima tahun 2015. Dalam pemilihan Sampela Siwe Mbojo (Perempuan Lajang Bima) tahun 2015 yang dihelat di Meseum ASI Mbojo Bima, Sabtu, (14/9) malam. Ayu Lestari atau yang akrab disapa Tari terpilih sebagai perempuan lajang terbaik Bima tahun 2015.

Dari hasil kerja kerasnya itu, Tari juga dinobatkan sebagai Duta Pariwisata di Kabupaten Bima terhitung dari ditetapkan sebagai juara hingga pada pemilihan tahun berikut. Dinobatkan sebagai perempuan terbaik se-Kabupaten Bima, tidaklah mudah bagi gadis kelahiran 23 Juli 1991 ini.
Setelah berhasil menyisihkan sembilan finalis gadis lajang Bima lainnya dengan beberapa proses seleksi yang ketat. Mulai tes tertulis, karantina hingga malam puncak pemilihan. Di tengah kesibukannya sebagai karyawati pada salahsatu perusahaan swasta di Kota Bima, perempuan asli Desa Rasabou Kecamatan Bolo Kabupaten Bima ini mampu tampil maksimal sehingga mencatatkan namanya sebagai Siwe Mbojo terbaik Tahun 2015.

Alumni Fakultas Tarbiah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar tersebut, sejak di bangku SD hingga kuliah berhasil meraih prestasi yang cukup gemilang. Maka tidaklah heran dinobatkan sebagai perempuan Bima terbaik Tahun 2015. Misalnya selama duduk di bangku SD, gadis yang menfavoritkan warna ungu ini berhasil menjuarai lomba menyanyi lagu daerah Bima tingkat SD se-Kabupaten Bima tahun 2002 . Sedangkan di bangku kuliah, Tari juga menjuarai lomba menyanyi Putri se-Universitas Alaudin Makassar tahun 2010. Setelah dinobatkan menjadi sampela mbojo tahun 2015, gadis yang phobia ular dan cecak ini akan menjadi ikon perempuan lajang Bima.

Sebagai ikon Bima  Tari akan terus mempertahankan kearifan lokal daerah. "Setelah dinobatkan, saya resmi dijadikan ikon perempuan di Bima," kata perempuan lulusan  S1 Pendidikan Bahasa inggris ini.
Tidak hanya dijadikan ikon perempuan di Bima, wanita cerewet ini juga akan dijadikan duta pariwisata untuk mendongkrak potensi pariwisata yang dimiliki Bima. Menurut perempuan Murah senyum ini, Bima merupapakan salahsatu daerah tujuan para turis (tourism destination).
"Saya akan perkenalkan dan mengembangkan Bima sebagai daerah tujuan wisata, seperi bahari, alam dan sejarah, dan Bima memiliki itu," terang perempuan yang hobi baca novel ini.


Meskipun dijanjikan akan diberikan uang pembinaan, dan voucher belanja setelah berhasil meraih perempuan Bima terbaik. Menurut Perempuan yang suka menyanyi ini, hal itu tak terlalu dipikirkannya. Baginya, saat ini hanya fokus memperkenalkan dan mengembangkan sektor pariwisata Bima agar mampu bersaing dengan daerah lain. 

"Ke depan dengan gelar Sampela Mbojo dan Duta Pariwisata Bima 2015 ini, mudah-mudahan bisa memberikan andil yang positif untuk pengembangan pariwisata di Bima,” harap bungsu dari 7 bersaudara ini. (Uki)

Baca Juga :

2 comments

imran saja said...

Tari gimana kabar sudah sibuk ya sekarang

imran saja said...

Tari gimana kabar sudah sibuk ya sekarang