Breaking News

Paslon harus Menyiapkan Program Mencerdaskan Pemilih

Ilustrasi Pemilih Cerdas. Foto Ist

Bima, Berita11.com— Pengamat politik dari Center Election for Political Party (CEPP) jaringan Universitas Indonesia (UI link) Dr Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si, menilai hingga kini, rata-rata pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bima belum menyiapkan sejumlah terobosan dalam meraih simpati pemilih.

Padahal menurut Ketua STKIP Taman Siswa Bima ini, tujuan utama kampanye yaitu mencerdaskan pemilih. Mestinya ada terobosan dan pengorganisasian yang dilakukan tim pasangan calon dalam meningkatkan kecerdasan pemilih. Salahsatu bentunya, misalnya dengan membangun kelompok-kelompok diskusi. 

“Ini kan hanya meminta dukungan, door to door. Itu adalah cara-cara yang kurang meningkatkan kecerdasan pemilih. Kalau sekadar konvoi-konvoi seperti itu sudah kurang bisa diterima banyak publik,” katanya di Palibelo, Selasa (8/9).

Menurut tim ahli dari Universitas Indonesia di DPR RI ini, aktivitas dan konvoi justru melemahkan rasa kemanusiaan. Misalnya saja pada sejumlah titik konvoi  terjadi kemacetan puluhan menit hingga berjam-jam, akan sangat menganggu mobilitas warga yang memiliki kepentingan medesak. “Orang yang mencari pekerjaan, buru-buru atau ambulan yang membawa orang terkena musibah itu akan terganggu. Ada yang punya kepentingan mendesak serba terganggu,” ujarnya.

Ibnu berharap seluruh pasangan calon mengurangi konvoi dan menyusun terobosan strategis untuk meraih simpati pemilih. “Mestinya harus juga ada keberbipihak Paslon itu terhadap wilayah-wilayah tertentu. Kalau macet itu mengganggu ketertiban umum. Bayangkan kalau sampai  tiga jam. Karena itu Paslon harus berpihak kepada kepentingan kemanusiaan,” katanya.


Reporter: Fachrunnas/Prem


Baca Juga :

No comments