Breaking News

Memilih Bupati dan Wabup juga cukup Menggunakan Kartu Identitas

Aktivitas KPPS dan Pam TPS Saat Pilpres Lalu. Foto Hamid

Bima, Berita11.com— Warga Kabupaten Bima yang tidak terakomodir dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun data hasil pemutahiran (DPT D1) tidak akan kehilangan hak pilih asal memenuhi syarat. Bila belum terakomodir maka cukup menggunakan kartu idetintas  KTP, Kartu Keluarga, Paspor, maupun surat domisili.

Komisioner KPU Kabupaten Bima, Muhammad Waru, SH.,MH, menjelaskan, berbeda dengan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Pemilihan Presiden, peraturan tentang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak memungkinkan warga cukup menunjukkan kartu identitas untuk memberikan hak suara saat pemungutan 9 Desember 2015 mendatang.

“Dalam peraturan ini beda dengan Pemilu sebelumnya. Kalau dulu sudah ditetapkan DPT tidak ada ruang lagi, tapi alhamdulillah sekarang setelah ada perubahan aturan. Setelah penetapan DPT D1, kalau masih ada juga yang belum terdaftar sebagai pemilih bisa menggunakan kartu identitas misalnya KTP,” katanya kepada Berita11.com di Sekretariat KPU Kabupaten Bima, Kamis (15/10).

Meskipun peraturan memberikan ruang kepada pemilih cukup menggunakan kartu identitas, KPU Kabupaten Bima berharap seluruh warga yang memenuhi syarat sebagai pemilih sudah terakomodir dalam DPT maupun data pemilih hasil pemutahiran (DPT D1). Saat ini Panitia Pemungutan Suara (PPS) sedang melaksanakan pemutahiran DPT.

Sebelumnya, KPU Kabupaten Bima menetapkan DPT pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bima Tahun 2015 sebanyak 370.684 pemilih. Data tersebut kemudian diverifikasi dan dimutahirkan oleh petugas PPS dan PPK. Warga yang memenuhi syarat dan belum tercakup dalam DPT akan diakomodir dalam DPT D1. “Kalau masih ada dijumpai keluarga kita yang belum tercover agar menghubungi PPS sambil membawa KTP,” imbau Waru.


Reporter: Abdul Hamid


Baca Juga :

No comments