Breaking News

24 Siswa SMKN 2 Diserap Industri Gula

Kepala SMKN 2 Kota Bima, Drs Syamsuddin. Foto Syarif

Kota Bima, Berita11.com— Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kota Bima memiliki banyak produk Sumber Daya Manusia (SDM) unggulan siap pakai. Belum lama ini, sedikitnya, 24 siswa sekolah setempat diserap untuk menjadi tenaga kerja di pabrik gula dengan gaji standar di atas ketetapan pemerintah.

Kepala SMKN 2 Kota Bima, Drs Syamsuddin mengatakan, setiap tahun sekolah setempat mencetak tenaga terampil siap pakai. SMKN 2 menghasilan beberapa tenaga ahli memiliki beberapa kompetensi sesuai jurusan masing-masing. “Alhamdulillah kebetulan dari perusahaan gula datang. 24 siswa kita telah lulus dan langsung diserap,” katanya kepada Berita11.com di SMKN 2 Kota Bima, Senin (25/4/2016)

Ia menyebutkan sekolah setempat memiliki tenaga terampil dengan 10 kompetensi yakni kompetensi keahlian Teknik Gambar Bangunan, kompetensi keahlian Teknik Konstruksi Batu Beton, Teknik Konstruksi Kayu, Teknik Kendaraan Ringan, Teknik Sepeda Motor, Teknik Audio-Video, Teknik Komputer dan Jaringan, Teknik Ketenaga Listrikan, Teknik Survey dan Pemetaaan dan Teknik Mesin. “Terbaru kita juga memiliki kompetensi khusus bidang las,” sebutnya.

Sebelumnya, sejumlah siswa program keahlian Teknik Survey dan Pemetaan dilibatkan dalam proyek pembenahan saluran irigasi di Kota Bima yang dilaksanakan Y- Consultan Belanda. “Saat ini kami juga sedang menyiapkan siswa teknik elektro  mengikuti seleksi PLN,” katanya.

Syamsuddin mengatakan, setiap tahun sekolah terus berupaya meningkatkan mutu sekolah dan kualitas alumnus. Saat ini sekolah setempat sedang menyambut kegiatan visitasi dalam rangka akreditasi sekolah. Sebelumnya, beberapa program keahlian sudah mengantungi akreditasi A dan B.

Berbeda dengan sejumlah sekolah umum, sesuai dengan visi-misi sekolah menengah kejuruan berupaya agar setiap alumnus langsung diserap menjadi tenaga kerja sesuai kompetensi yang dimiliki.

“Berbeda dengan sekolah umum, akreditasi di sekolah kita per program keahlian atau kompetensi,” ujarnya.

Selain menyiapkan mengarahkan siswa ke lapangan kerja, saat ini sekolah sedang menyiapkan penerimaan siswa baru. Ada 14 rombongan belajar (Rombel) yang akan diterima sekolah setempat. “Kita laksanakan mulai bulan Juni mendatang sambil menunggu petunjuk dari Dinas Dikpora,” katanya. (US)

No comments