Breaking News

Pengawasan Berlapis, Dispertapa: tak Ada Celah Korupsi Anggaran Cetak Sawah Baru

Ilustrasi Kegiatan Pencetakan Sawah Baru Menggunakan Alat Berat. Ist

Bima, Berita11.com— Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan (Dispertapa) Kabupaten Bima memastikan tak ada celah korupsi terhadap pelaksanaan program cetak sawah baru di Kabupaten Bima yang menghabiskan anggaran miliaran rupiah. Pengawasan program tersebut dilakukan berlapis-lapis.

Itu diakui Kepala Seksi Rehabilitasi dan Pengembangan Lahan Dispertapa Kabupaten Bima, Nurmangsari, S.Hut, menjawab keraguan dan sorotan publik terhadap program tersebut. menurutnya, sejauh ini tak ada masalah berkaitan dengan pelaksanaan program cetak sawah baru di Kabupaten Bima sebanyak 5500 hektar.

“Kami tetap melaksanakan pengawasan. Aturan teknis sudah kami breakdown ke setiap Kepala UPTD (Dispertapa). Mulai ari info teknis ABCDFG dan seterusnya. Kami dari dinas teknis menilai tak ada masalah,” katanya kepada Berita11.com di Dispertapa, Selasa (26/4/2016).

Nurmangsari menyebutkan, banyak pihak yang terlibat mengintip pelaksanaan proyek cetak sawah baru. Mulai dari pihak Pemerintah Provinsi NTB, Kementerian Pertanian yakni Inspektur Jenderal, tim Irjennat dari TNI, Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Pengawasan juga melibatkan SKPD pada tingkat daerah yakni Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Kehutanan, Badan Lingkungan Hidup (BLH), Kejaksaan Negeri (Kejari), Polres Bima Kota dan Kabupaten Bima serta seluruh Kantor Pengawas Hutan (KPH).
“Nanti akan turun BPKP baru kemudian BPK. Kalau genting betul KPK yang akan turun. Sekarang tinggal KPK saja yang belum turun ke sini,” katanya.

Nurmangsari menglaim proyek cetak sawah baru sudah mengantungi seluruh syarat termasuk dokumen lingkungan hidup. Saat ini, proyek cetak sawah baru ratusan miliar di Kabupaten Bima ini sudah 50 persen rampung dan ditargetkan tuntas akhir Agustus 2016 mendatang.


“Sudah 50 persen akan tuntas dalam waktu dekat. Proyek ini bukan lagi terbesar di NTB, tapi terbesar seluruh Indonesia,” katanya. (SY/US)

No comments