Breaking News

Penilik PAUD Soromandi Raih Juara 1 Lomba GTK PAUD DIKMAS NTB

Para Peraih Juara Lomba GTK PAUD DIKMAS Berprestasi Tingkat NTB.

Bima, Berita11.com— Penilik TK dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Arifuddin meraih juara pertama kategori lomba karya nyata pada ajang apresiasi GTK PAUD DIKMAS Berpestasi tingkat Provinsi NTB, yang dilaksanakan di Mataram, Jumat (22/4/2016). Atas prestasi ini, Arifuddin akan mewakili Provinsi NTB pada lomba yang sama tingkat nasional, Mei 2016 mendatang.

Selain Arifuddin, Kabupaten Bima juga meraih juara 3 untuk kategori Pengelola PAUD. Kategori ini diraih Ida Nurhaidah SE, pengelola PAUD Anak Sholeh Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

“Terima kasih atas doa dan support keluarga besar Dinas Dikpora dan PAUD Kabupaten Bima. Semoga kami mampu mempersembahkan yang terbaik di kancah nasional Mei mendatang,” kata Arifuddin kepada Berita11.com (Beritabima.com group), Sabtu (23/4/2016).

Sebelumnya, pada bagian lain Kepala Seksi Pendidikan Non-Formal (PNF) Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Bima, Mustamin menyatakan, pemerintah akan terus mendorong lembaga pendidikan nonformal agar setara dengan satuan pendidikan formal seperti SD, SMP dan SMA. Bahkan pemerintah mengisyaratkan akan menyalurkan Dana Alokasi Khusus dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk lembaga PNF yang sudah mengantungi Nomor Induk Lembaga.

Mustamin menyebut hal itu merujuk Peraturan Pemerintah Nomor 81 Tahun 2013. “Lembaga PKBM akan disetarakan dengan lembaga formal. Target pemerintah akhir 2016. Dengan demikian mereka bisa dapat bantuan seperti DAK dan BOS karena sama dengan sekolah umum,” katanya kepada Berita11.com di Dinas Dikpora.

Ia mengatakan, pada prinsipnya pemerintah akan memerhatikan setiap lembaga pendidikan nonformal yang mau dan sedang berkembang. Lembaga yang aktif akan diberikan bantuan. Selain mendorong eksistensi PKBM, target Dinas Dikpora mendorong satuan lain Pendidikan Luar Sekolah yaitu Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

TBM ditargetkan tersedia di setiap desa dan SKB terbentuk di setiap kecamatan. “Sesuai amanat peraturan itu, TBM akan diprioritaskan, sedangkan target kita juga bagaimana SKB terbentuk di setiap kecamatan karena sejauh ini setiap kota dan kabupaten di NTB baru satu SKB. Hanya mataram saja yang dua,” tambah Mustamin. (TN/US)

No comments