Breaking News

DAK sudah Masuk Rekening, Proyek Rp38 Miliar belum Dilelang

Ilustrasi

Kota Bima, Berita11.com— Sejak awal tahun 2016 pemerintah pusat sudah mentransfer anggaran untuk kegiatan fisik yang bersumber dari item Dana Alokasi Khusus (DAK)  sebesar Rp38 miliar ke rekening Pemerintah Kota Bima. Namun hingga kini proyek tersebut belum dilelang oleh sejumlah SKPD terkait.

Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Bima, Drs Muhtar Landa MH, mengatakan, sesuai ajuran pemerintah pusat, saat memasuki triwulan pertama tahun 2016, realisasi fisik DAK mestinya sudah mencapai 75 persen.

“Sekarang kita sedang menggenjot SKPD yang mendapat DAK agar melakukan pelelangan proyek. Harusnya triwulan pertama sudah 75 persen tapi sampai sekarang saja belum dilelang. Baru 10 persen, baru tahap perencanaan,” katanya kepada Berita11.com di DPPKAD Kota Bima, jalan Soekarno-Hatta, kemarin.

Muhtar menyebut, sejumlah SKPD yang belum melaksanakan pelelangan proyek di antaranya Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan, dan Dinas Dikpora. Jika anggaran yang bersumber dari DAK 2016 tak kunjung dilaksanakan, bisa jadi pemerintah daerah akan memperoleh sanksi atau pinalti.

“Sudah masuk semua uangnya. Cuma dinas terkait belum lelang sehingga belum bisa mulai kerja. Mereka biasanya genjot akhir tahun. Harusnya mulai sekarang sudah mulai dilelang,” kata mantan Kepala BKD Kota Bima ini.

Diakuinya, sejauh ini belum ada teguran dari legislatif terkait pelaksanaan proyek DAK 2016.  DPPKAD hanya bertugas menerima uang transferan dari pemerintah pusat, sedangkan yang melaksanakan proyek fisik yakni SKPD terkait.

“Memang bisa jadi kendala Juknisnya itu dari kementerian masing-masing seperti Dinas Dikpora, PU. Kita kan hanya menyiapkan anggaran setelah terima dari pemerintah pusat,” ujar Muhtar. (US/ID)

No comments