Breaking News

Pemkab Bima Meraih WTP Setelah Tiga Tahun WDP

Penyerahan Hasil Pemeriksaan LKPD kepada Bupati Bima di Kantor BPK RI. Foto Ist

Bima, Berita11.com— Kerja keras jajaran Pemerintah Kabupaten Bima dalam mengelola keuangan daerah kini berbuah manis. Hal ini setelah Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) RI Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Selasa (31/5) di aula kantor setempat di jalan Udayana Kota Mataram memberikan penilaian opini wajar tanpa pengecualian  (WTP) atas hasil pemeriksaan terhadap laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2015.

Keberhasilan Kabupaten Bima bukan tanpa alasan. Predikat ini diraih setelah Pemerintah Kabupaten Bima memenuhi semua temuan dan rekomendasi hasil pemeriksaan BPK. “Setidaknya ada tiga rekomendasi yang dituntaskan antara lain penataan aset, penerapan kebijakan akuntansi keuangan daerah dan tindak lanjut temuan BPK, baik secara administratif maupun keuangan,” kata Kasubab Informasi dan Pemberitaan Bagian Humas Setda Kabupaten Bima, Suryadin, S.S.,M.Si, Selasa (31/5/2016) sore.

Dari aspek tata kelola aset, pemerintah daerah secara sungguh- sungguh telah melakukan tahapan inventarisasi dan verifikasi status, nilai, keberadaan dan dokumen aset milik pemerintah daerah. Demikian halnya pada aspek regulasi, telah diterbitkan peraturan berkaitan dengan bantuan keuangan pada desa, dana tak tersangka, belanja hibah dan bantuan sosial, bantuan kepada Parpol serta kapitalisasi aset. “Yang tak kalah pentingnya adalah penerapan kebijakan akuntansi keuangan daerah,” katanya.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri  mengatakan, hasil audit terhadap LKPD  tiga tahun  terakhir  oleh BPK Perwakilan Provinsi NTB terhadap LKPD Pemerintah kabupaten Bima  yaitu Opini WDP (Wajar Dengan Pengecualian) berhubung adanya  opini terhadap pengelolaan aset dan beberapa aspek pengelolaan keuangan daerah yang harus ditindak lanjuti.

Per 31 Desember 2015  BPK RI Perwakilan NTB telah melakukan Audit terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Se-NTB, termasuk kabupaten Bima. Selaras dengan upaya mewujudkan visi Bupati/Wakil Bupati terpilih yaitu  Mewujudkan Reformasi Birokrasi Yang Jujur, Transparan, Akuntabel Dan Bertanggung Jawab, Dalam Mewujudkan Pemerintahan Yang Bersih Dan Bebas KKN kami telah berupaya semaksimal mungkin menindak   lanjuti seluruh rekomendasi hasil Temuan BPK Tahun 2015. 

Untuk memenuhi amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri  Nomor 64 Tahun 2013 tentang Penerapan Standar Akuntansi Pemerintahan Berbasis Akrual di lingkup Pemerintah daerah, pada tahun anggaran 2015, Pemerintah Kabupaten Bima telah melakukan perbaikan tata kelola keuangan daerah yang mencakup penyiapan data aset yang relevan, penguatan kompetensi dan penambahan jumlah SDM dan peningkatan   efektivitas sistem pengendalian internal.

Ikhtiar ini kata Bupati IDP ditujukan agar pengelolaan keuangan untuk selanjutnya dapat menjadi lebih baik lagi serta dapat memberikan manfaat sebesar– besarnya kepada masyarakat.

Bupati IDP menyampaikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan BPK-RI Provinsi Nusa Tenggara Barat atas kerjasama, perhatian dan pembinaan selama ini. (AN)

No comments