Breaking News

Jika Nunggak Pajak Kendaraan, Siap-siap Rumah Anda Digedor!

Sekretaris UPT PDRD Raba, Ikhwan. Foto Berita11.com

Kota Bima, Berita11.com— UPT Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) Raba Dinas Pendapatan Provinsi (Dispenda) Provinsi NTB mulai aktif menggenjot kantong-kantong pajak. Bagi yang masih menunggak pajak kendaraan bermotor siap-siap saja rumah anda bakal digedor petugas PDRD.

Sekretaris UPT  PDRD Raba Dispenda Provinsi NTB, Ikhwan, mengatakan, pola jemput bola diterapkan unit setempat untuk mengoptimalkan penerimaan daerah dari sisi pajak dan retribusi. Sejauh ini, kesadaran masyarakat terbilang masih rendah.

“Dalam hal ini kita juga bekerjasama dengan Pemerintah Desa karena mereka yang lebih mengetahui. Daftar penunggak pajak kita buat dulu,” katanya kepada Berita11.com di UPT PDRD Raba, kemarin.

Ikhwan berharap dengan pola jemput bola, kesadaran masyarakat membayar pajak semakin meningkat. Selain mengeluarkan surat teguran yang akan diserahkan kepada langsung ke setiap rumah penunggak pajak kendaraan. PDRD intensif menggelar operasi gabungan dengan sejumlah aparat lain.

Operasi gabungan dilaksanakan di sejumlah lokasi strategis di Kota dan Kabupaten Bima empat kali dalam sebulan. “Hanya saja memang kendala kita untuk pemberian surat teguran ke setiap rumah penunggak. Kadang kita di Bima ini kan, nama pemilik kendaraan sudah berbeda,” katanya.

Diakui pengganti Mansyur SP ini, selain masyarakat umum, kesadaran sejumlah pejabat di daerah membayar pajak masih rendah. Hal itu dilihat dari masih banyaknya kendaraan dinas yang tertunggak pajaknya. Selama ini, PDRD sudah sering melaksanakan sosialisasi sadar pajak.

“Kondisi di daerah ini berbeda dengan di provinsi, kalau di sana pajak Randis dialokasikan anggaran di setiap SKPD,” katanya.

Ikhwan mengisyaratkan, pada masa mendatang Dispenda akan terus berupaya membenahi pelayanan. Termasuk mendorong transparansi dalam sisi pelayanan. Pada masa mendatang kemungkinan masyarakat atau wajib pajak bisa mengecek sendiri nilai pajak menggunakan SMS gateway atau pelayanan melalui website. Selain itu, kemungkinan arah pelayanan pembayaran pajak bisa dilakukan sejumlah outlet atau pelayanan umum terdekat.

“Tapi pada waktu sekarang ini, kita optimilkan mobil Samsat keliling, sehingga memudahkan masyarakat membayar pajak,” katanya. (US)

No comments