Breaking News

Juli ini Status UPTD SKB Bima Menjadi Satuan PNF

Kepala SKB Kabupaten Bima, Kharunnisa, S.Sos. Foto Hamid Berita11.com

Bima, Berita11.com— UPTD Pendidikan Pemuda dan Olahraga Sanggar Kegiatan Budaya (SKB) Kabupaten Bima yang beralamat di jalan Pendidikan Sila-Bima Desa Rato Kecamatan Bolo, pada Juli 2016 dipastikan berubah status menjadi satuan menyusul terbitnya Peraturan Bupati tentang Alih Fungsi SKB sebagai Satuan pendidikan Nonformal (PNF).

“Kita dalam proses perampungan tinggal ditandatangani Bupati. Insya Allah bulan Juni ini kita akan berubah nomenklatur menjadi satuan pendidikan nonformal mengikuti perubahan badan dan instansi lain,” kata Kepala SKB Kabupaten Bima Kharunnisa S.Sos kepada Berita11.com di SKB Kabupaten bima, Rabu (01/06/2016).

Dia menjelaskan alih fungsi UPTD SKB yang ditetapkan dengan peraturan Bupati/ Walikota telah disiapkan sejak tahun 2014 lalu. Sesuai Pedoman Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 4 Tahun 2016 Tentang Alif Fungsi SKB Sebagai Satuan.

Kewenangannya, kata dia, tentu lebih luas lagi di antaranya memrogramkan percontohan pendidikan nonformal, pengabdian masyarakat di bidang PNF, kegiatan pelaksanaan dan pembinaan hubungan kerjasama dengan orang tua peserta didik dan masyarakat serta pelaksanaan administrasi tersendiri.

“Kami berikan waktu oleh pemerintah pusat dua tahun untuk perubahan. Jadi kita akan lebih banyak ruang gerak menyelenggrakan kegiatan. Seperti pelaksanaan ujian untuk kesetaraan dan kegiatan lainnya,” ujarnya.

Dari sisi anggaran Khairunnisa membandingkan SKB Pemerintah Kota Bima setelah mengalami perubahan status menjadi Satuan PNF. Paca perubahan status banyak memperoleh anggaran dari pemerintah pusat. “SKB Kota Bima saja sudah dapat anggaran 2 miliar dari pusat karena sudah dulu dibentuk dan direspon baik Wali Kota,” ujarnya.

Sementara untuk kegiatan tahun ini SKB setempat telah melaksanakan berbagai kegiatan yang dibiayai dari kucuran APBD Kabupaten Bima. Seperti kegiatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) PAUD tingkat SD, Pendidikan Kesetaraan Paket C, dan Pengelolaan PKBM dari Januari hingga Maret. Saat ini SKB setempat dalam kondisi lowong disamping kegiatan rutin PAUD.

“Sisanya kami gunakan untuk studi banding di SKB Bantul dan sedikit untuk perawatan rumah dinas. Anggarannya 150 juta belum cukup untuk operasional kita. Nanti setelah jadi satuan sudah pasti diperhatikan cepat pemerintah pusat,” katanya. (ID)


No comments