Breaking News

Pemdes Panda Benahi Sarana Ibadah

Ilustrasi

Bima, Berita11.com— Skala Prioritas pembenahan sarana ibadah bagi warga menjadi salah satu fokus Pemerintah Desa (Pemdes) Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Lima mushola diberikan dana bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2016. 

“Yang kita prioritaskan bersama masyarakat adalah tempat ibadah. Secara keseluruhan mushala itu sudah kita rangkum semua dalam APBDes berupa bantuan dana,” kata Kepala Desa Panda, Yusuf Ahmad kepada Berita11.com di kantor desa setempat, kemarin. 

Yusuf menjelaskan, bantuan dana diperuntukkan bagi lima mushala melalui pencairan tahap pertama Alokasi Dana Desa (ADD). Total dana yang disediakan sebesar Rp25 juta. Sebelumnya pada APBDes periode 2015 Pemdes Panda telah membantu pembiayaan pembangunan masjid desa. 

“Itu untuk tiga dusun. Pada pencairan awal 60 persen ADD. Kita prioritaskan sarana yang betul-betul dibutuhkan. Tahun lalu untuk masjid sudah kita bantu,” jelasnya. 

Selain itu, kata dia proyek rabatnisasi gang dan drainase yang rusak akibat terjangan banjir juga akan segera diperbaiki. Terutama di wilayah Timur pemukiman warga. Sistem saluran pembuangan air tersebut dirasa penting untuk menanggulangi genangan air pada saat musim hujan.

“Ada sekitar 30 meter. Memang untuk proyek itu anggarannya tidak terlalu besar. Karena kerusakannya terpisah-pisah dan volumenya bervariasi. Kita hanya penuhi keluhan dan kebutuhan masyarakat. Kemudian kita survei lokasi bersama konsultan untuk menentukan berapa pembiayaannya,” ujarnya. 

pada bidang pemberdayaan masyarakat Pemdes Panda telah menyiapkan insentif bagi guru ngaji, marbot dan kader Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) serta kegiatan agama rutin seperti, MTQ yang dibiayai oleh APBDes. “Jadi itu lima Posyandu. Tiap Posyandu kan terdiri dari beberapa kader di dalamnya. Termasuk kegiatan MTQ tiap tahun kita alokasikan,” imbuhnya. 

Nilai APBDes Panda tahun 2016 sebesar Rp1,1 miliar yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD), Dana dari APBN (DDA) dan bagi hasil Pajak dan Retribusi Daerah (PRD). 

Untuk mendukung implementasi keterbukaan informasi publik (KIP), Pemdes Panda tahun ini akan memyediakan papan informasi di setiap dusun. Termasuk membuat website desa. 

“Kita sebelum melaksanakan program melakukan sosialisasi ke masyarakat. Tahun ini rencananya kita sediakan papan informasi tiap dusun. Karena di dusun Kalaki dan Ni’u jauh jadi kita pikirkan. Juga melalui media kita akan membuat website desa,” punkasnya. (ID) 

No comments