Breaking News

Tahun ini Bank BIAS Siapkan Modal Usaha Rp30 Miliar

Direktur Utama Bank Bias, H Muhammad Hidayatullah. Foto Hamid Berita11.com

Bima, Berita11.com— Perseroan Terbatas (PT) Bank Bima Abdi Swadaya (Bias) tahun ini menyiapkan dana segar Rp30 miliar sebagai modal usaha. Dana tersebut diperuntukan bagi masyarakat pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Bima. 

“Kita tahun ini menargetkan 30 miliar untuk kredit modal kerja,” kata Direktur Utama (Dirut) PT Bank Bias, H. Muhammad Hidayatulah,SE kepada Berita11.com di Bank Bias, Kamis (14/07/2015). 

Kata dia, hingga semester pertama ini, sekitar 40 persen dari total anggaran tersebut telah diserap oleh pelaku usaha. Seperti usaha bakulan, industri rumahan, kontraktor dan petani. Dengan besaran bunga pinjaman sebesar 1 sampai 1,2 persen. 

Sementara khusus petani jagung sebesar Rp4 miliar telah masuk kembali ke kas bank yang bertempat di Desa Talabiu Kecamatan Monta.

Muhammad optimis seperti pada periode sebelumnya, akan terjadi peningkatan  pinjaman pada semester kedua, yang saat ini sedang berjalan. “Artinya penyerapan anggarannya memenuhi target seperti tahun lalu. Yang jelas pertumbuhannya pasti positif,” ujarnya. 

Dia menuturkan sesuai dengan fungsi perbankkan pada umumnya, Bank BIAS menjadi intermediator dalam memberikan pelayanan kredit dan tabungan bagi rakyat. Yaitu menghimpun dana dari masyarakat dan kembali disalurkan kemasyarakat. Mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 

Terkait jenis layanan perbankkan, Ia menjelaskan Bank Bias menyediakan berbagai jasa keuangan. Seperti tabungan, tabungan berjangka, tabungan program bagi pelajar, deposito dengan pilihan jangka waktu, kredit modal kerja dan kredit konsumsi bagi masyarakat non-PNS. 

“Kredit pegawai tidak ada. Ada sih satu atau dua orang yang mengajukan. Cuma kita tidak layani. Karena sudah ada bank lain yang tangani khusus pegawai,” imbuhnya. 

Bank Bias juga memiliki kantor kas pelayanan yang berada di Kota dan Kabupaten Bima. Di Kota Bima yang berlokasi di Kecamatan Rasanae Barat, sedangkan di Kabupaten Bima yakni di Kecamatan Sape, Woha, dan Bolo. 

Diakuinya, dari sisi keuangan Bank Bias kalah bersaing dengan bank-bank berskala nasional. Meski demikian, Bank Bias membuktikan sampai sejauh ini mampu berkontribusi bagi ekonomi masyarakat Bima.

"Melalui pelayanan dari tangan karyawan setempat. Itu semua tentunya dengan mengedepankan fungsi intermediasi tadi,” ujarnya. (ID) 

No comments