Breaking News

30 Penyuluh Swadaya Ditatar Tentang Ilmu Pakan Ternak

Peserta Mengkuti Pelatihan Penyuluhan dengan Serius. Foto US


Bima, Berita11.com— Sebanyak 30 penyuluh swadaya dari wilayah Kota dan Kabupaten Bima mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) teknis t. ematik pakan ternak angkatan I di P4S Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama sepekan 8-14 Agustus 2016.

Pelatihan dipandu sejumlah fasilator teknis dari Badan Pabenyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Bima, fasilitator dari Dinas Peternakan Kabupaten Bima, Fasilitator dari Dispertanak Kota Bima, Balai Pelatihan Pertanian Mataram dan Bakorluh NTB.

Widyaiswara dari Balai Pelatihan Pertanian Mataram Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) Provinsi NTB, Ir Prihono, M.Si  mengatakan, peningkatan kapasitas penyuluh sangat penting seirama dengan program pemerintah pusat dan daerah. Salahsatu kebijakan pemerintah saat ini adalah mewujudkan swasembada pangan yang digulirkan melalui program upaya khusus (Upsus), dan peningkatan tujuh komoditas di antaranya yakni produksi padi, jagung, kadelai, bawang merah, cabe.

Ia menjelaskan kebijakan itu diikuti mewujudkan infrastruktur pendukung. Dari aspek lain program tersebut membutuhkan dukungan sumber daya manusia (SDM) untuk memberdayakan petani terpadu. “Itu terwujud melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan dan pendidikan,” katanya.

Dikatakannya, selama ini pola pemberdayaan yang dilakukan penyuluh di antaranya melalui sekolah lapang yang terintegrasi dengan ciri penyuluhan, pelayanan, pengaturan fokus, partisipatif, dan berjalanjut.  

Menurutnya penyuluh harus memiliki dua aspek yakni pengetahuan yang meliputi memiliki wawasan yang luas dan kedepan, mengenal kebutuhan dan potensi sasaran, mampu membangun perencaan partisipatif. Selain itu memahami kegiatan penyuluhan dan pendampingan.  Aspek lain yang harus dimiliki yakni sikap diantaranya empati, sikap responsif, fleksibel, komunikatiff. Selain itu komitmen terhadap kepentingan masyarakat dan sikap tanggungjawab. Aspek penting lainnya, harus mampu mengidentifikasi kebutuhan dan potensi masyarakat, harus mampu memotivasi dan menfasilitasi masyarakat.

Aspek lain yang harus dimiliki penyuluh yaitu harus mampu memiliki dan mengaplikasikan teknologi sesuai kondisi setempat dan mengembangkan inovasi. “Beberapa program pemerintah seperti bumi sejuta sapi tentu harus ditunjang tenaga penyuluh. Karena merupakan ujung tombak yang menggerakan masyarakat,” ujar Prihono.

Selain gambaran umum skil penyuluh, materi lain tentang daya tampung, cara menghitung kapasitas dari unit ternak disampaikan oleh fasilitator dari Dinas Peternakan Kabupaten Bima. Pada hari kedua penyuluh ditatar cara pemilihan pakan dan cara menciptakan pakan yang dapat menyesuaikan dengan musim.

Pada hari ketiga dan keempat 30 penyuluh yang mengikuti pelatihan teknis melaksanakan kunjungan lapangan (field trip) di pusat pertanian, pembibitan kadelai dan pusat peternakan. (US)


No comments