Breaking News

Agenda Ngopi Bersama Bupati, Bakesbangpollinmas Siap Rangkul Aktivis

Kasubid Identifikasi dan Pencegahan Bakesbangpollinmas Kabupaten Bima, Irfan M. Noer


Kota Bima, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima akan membuka ruang dialog dengan masyarakat, kelompok pemuda, organisasi mahasiswa dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam merespek berbagai isu. Kegiatan ini dimaksudkan untuk meminimalisasi aksi demonstrasi yang cenderung dekstruktif dan mengganggu ketertiban umum.

Kasubid Identifikasi dan Pencegahan Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Bakesbapollinmas) Kabupaten Bima, Irfan M Noer, mengatakan,  SKPD setempat siap merangkul seluruh elemen aktivis dan organisasi non-pemerintah untuk duduk satu meja untuk berdialog dengan Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri (IDP), Wakil Bupati Bima, Drs Dahlan M. Noer, M.Pd dan SKPD lain terkait.

Kegiatan itu jelas Irfan, akan dikemas dalam bentuk diskusi dan ngopi bareng (coffee break). Kegiatan tersebut akan mulai dilaksanakan tahun 2017 dan sudah disampaikan kepada bupati. “Kita sudah sampaikan kepada ibu bupati dan direspon dengan baik. Insya Allah akan dilaksanakan empat kali dalam setahun,” ujarnya kepada Berita11.com di Bakesbangpollinmas Kabupaten Bima, Kamis (25/8/2016).

Dikatakannya, selain bupati dan wabup, saat coffee break dengan para aktivis, Bakesbangpollinmas akan mengundang pejabat SKPD terkait sehingga menjawab setiap persoalan yang sedang mengemuka dalam masyarakat.

“Kita juga sudah komunikasi dan melakukan pendekatan persuasif kepada teman-teman aktivis gerakan. Mereka merespon dengan baik, bahkan ada garansi dari mereka bisa menghentikan gerakan jika pemerintah membuka ruang diskusi seperti itu,” katanya.

Menurut Irfan, sebelum rencana ngopi bareng bertajuk diskusi dilaksanakan, secara rutin Bakesbapolinmas sudah rutin melaksanakan sosialisasi kepada Ormas, OKP, LSM maupun organisasi mahasiswa.  Pada prinsipnya pemerintah siap membangun kemitraan dengan berbagai organisasi dan menempuh cara terbaik dalam memecahkan persoalan yang ada.

“Makanya Kesbang ini berkpirkir bagaimana mendesain agar gerakan  selama ini  agar bisa diminalisasi. Bupati merespon dengan baik. Kita lakukan diskusi agar apa yang ingin disampaikan oleh teman-teman (aktivis) lebih kena dan terarah,” katanya. (US)

No comments