Breaking News

Buntut Aksi Jambret, Massa Blokir Jalan Negara di Madapangga

Aksi Massa Bertahan di Ruas Jalan Negara Kecamatan Madapangga. Foto Sukri


Bima, Berita11.com—  Massa memblokir jalan negara jalur utama Bima-Sumbawa di Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Kamis (4/8/2016) menjelang petang. Aksi tersebut merupakan buntut dari kasus jambret yang dialami Suryani  (26) warga RT 01/2 desa setempat. Buntutnya, massa bersitegang dengan aparat kepolisian.

Informasi yang dihimpun Berita11.com, aksi massa berawal setelah Suryani dirampok usai mengantar rekannya sesama guru di wilayah Kecamatan Bolo. Ketika pulang dan melintas di perbatasan Kecamatan Madapangga dengan Bolo atau sekitar kantor PLN, korban tiba-tiba dijabret oleh dua orang. Saat itu korban berupaya mengejar pelaku yang lari menuju arah Dompu. Namun upaya Suryani mengejar pelaku kandas setelah ia tidak mampu mengendalikan sepeda motornya.

Saat itu korban menabrak jembatan di wilayah Desa Bolo. Akibatnya korban mengalami luka serius dan dibawa oleh warga ke RSUD Bima. Tas korban yang dirampas pelaku berisi uang Rp5 juta dan sejumlah surat berharga. Warga yang melihat kejadian tersebut berupaya mengejar dua orang pelaku. Keduanya kemudian ditangkap Desa Mbawa oleh aparat Polsek Madapangga dibantu aparat Polsek Donggo. Mereka diketahui HR (22) warga Desa Tumpu dan warga Desa Rato Kecamatan Bolo. Keduanya kemudian dititipkan di Polres Dompu untuk menghindari amukan massa.

Menjelang petang, massa di Desa Bolo bermaksud menghadang pelaku dengan memblokir jalan di desa setempat. Itu dilakukan massa setempat memperoleh informasi jika kedua pelaku akan dibawa ke Polres Bima Kabupaten.

Pantauan Berita11.com (Beritabima.com) di lokasi, sejumlah aparat Polsek Madapangga berupaya bernegosiasi dengan massa dan menyapaikan pemahaman terkait masalah tersebut. Namun tidak dapat diterima oleh massa.

Massa tetap memblokir jalan. Sekira pukul 19.15 Wita aparat Kepolisian mundur ke wilayah Desa Tambe Kecamatan Bolo setelah serangan batu dari massa. Aksi blokir jalan semakin parah. Massa kemudian membakar sejumlah ban bekas di tengah ruas jalan.

Pantauan Berita11.com pukul 20.30 Wita personil kepolisian semakin bertambah dengan bantuan aparat Brimob dan regu PHH. (SK)

No comments