Breaking News

Bupati Perlu Membangun Zona Integritas

Puluhan Kades yang Dilantik oleh Bupati Bima Belum Lama ini. Foto Iman

Bima, Berita11.com— Pasca pemerintah menggulirkan program Alokasi Dana Desa (ADD) sejumlah persoalan membelit kepala desa. Bahkan tidak jarang buntut persoalan itu berujung penyegelan kantor desa oleh masyarakat. Untuk menengahi berbagai dinamika dalam masyarakat itu, Bupati Bima perlu membangun zona integritas.

Hal tersebut disampaikan Akademisi STKIP Taman Siswa Bima, Dr Ibnu Khaldun, M.Si, menanggapi maraknya persoalan di desa pasca ADD diluncurkan pemerintah.

“Dengan adanya Undang-Undang atau penguatan kelembagaan di desa melalui ADD itu memang telah terjadi perubahan konstalasi politik terutama hubungan kerja antara camat dengan kepala desa, termasuk kepala deesa dengan kabupaten,” ujar Ibnu kepada Berita11.com di kampus STKIP Taman Siswa Bima, Senin (16/8/2016).

Menurut Ibnu, setelah desa memiliki otoritas administrasi dan keuangan, kewenangan yang besar itu belum diikuti kesungguhan kepala desa melaksanakan ketentuan. Itu dimulai dari proses perencanaan anggaran hingga pelaksanaan program sampai akhirnya ditemukan sejumlah dugaan.

Untuk itu, perlu peran maksimal dari dinas terkait seperti Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMDes) dalam memperkuat kapasitas penyelenggara pemerintah desa. Selain itu, Bupati Bima, HJ Indah Dhamayanti Putri (IDP) juga perlu membangun pilot project desa-desa yang memertahankan integritas

“Selama ini saya belum mendengar program membangun integritas desa-desa dalam pengelolaa ADD. Saya kira itu yang ditunggu-tunggu oleh desa untuk mendapatkan motivasi. Itu diberi semacam penghargaan misalnya dana tambahan untuk desa atau apa saja,” katanya.

Dikatakannya, ketika diberikan desentralisasi banyak kepala daerah yang terjerat masalah korupsi, termasuk kepala desa. Regulasi terkait angggaran itu mendahului kesiapan integritas kepala desa atau kepala daerah sehingga pengelolaannya cenderung menyimpang. Untuk itu, kepala daerah harus mengajak kepala desa-kepala desa membangun zona integritas.

“Itulah dibutuhkan keterampilan kepemimpinan kepala daerah membuat zona-zona integr itas,” kata Ibnu.

Ibnu juga membuat catatan untuk kepala desa, menurutnya Kades harus membangun kualitas kerja dengan camat dan pemerintah daerah. “Jangan sampai muncul keengganan karena memiliki kewenangan besar. Padahal camat itu merupakan fasilitator dalam perencanaan-perencaaan pembanguna di desa,” katanya. (US)

No comments