Breaking News

Diduga Sarang Garong, Warung di Kananga Dirubuhkan

Kondisi Warung di Kananga Pasca Dirusak Massa. Foto Sukri Berita11.com


Bima, Berita11.com— Diduga menjual tramadol dan menjadi sarang garong, warung milik Rid (36) di Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima dibongkar oleh massa desa setempat, Senin (22/8/2016) siang. Warga di Kecamatan Bolo geram dengan sejumlah aksi pencurian dan jambret sebulan terakhir di wilayah setempat.

Pembokaran warung yang diduga merupakan tempat mangkal para garong menanyakan tramadol disaksikan tokoh masyarakat, tokoh agama dan Kepala Desa Kananga, Muhammad SH. Aksi massa terjadi saat pemilik kios  dan istrinya tidak berada di tempat.

Baca Juga:


Aksi massa membongkar warung milik warga Kananga tersebut tidak sampai merusak sejumlah barang elektronik dan barang lain milik Rid karena cepat diketahui aparat Polsek Bolo dan sejumlah warga lain.

Sementara pemilik warung, Rid membantah dugaan massa. Diakuinya memang sebelumnya pernah menjual tramadol. Namun itu hanya berlangsung lima bulan dan kini sudah tidak dilakukannya. “Sudah lama tidak lagi menjual tramadol,” bantahnya saat ditemui di Mapolsek Bolo.

Menurutnya, aktivitas di warungnya hanya menjual rokok, kopi, mie rebus. “Jadi kalau urusan nongkrong dan apa yang menjadi obrolan mereka bukan urusan saya. Saya hanya melayani pembeli,” katanya.

Rid menyayangkan aksi massa merusak warungnya. Tak seharusnya aksi main hakim ditunjukkan di wilayah hukum. Aksi perusakan itu tak manusiawi.  Apalagi saat dirinya tidak berada di tempat. “Justru saya kerap memberikan nasehat kepada mereka (pemuda) untuk menjauhi yang berhubungan dengan kriminal karena mereka sudah saya anggap adik sendiri,” katanya.

Rid mengisyaratkan tidak akan mendiamkan aksi perusakan warung miliknya. Ia akan melaporkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian. “Saat pembongkaran saya dan isteri sedang tidak ada di tempat karena berada di Bima dalam urusan memasukan proposal ke Dinas Koperasi,” ujarnya. (SK)


No comments