Breaking News

Jika Hal ini Dilakukan Polri dan PNS di Medsos Maka Bakal Disanksi

Kapolres Bima, Gatut Kurniadin. Foto Gafur Berita11.com


Bima, Berita11.com— Pengguna media sosial (Medos) tidak hanya diikat peraturan tentang Undang-Undang Internet dan Transaksi Elektronik (ITE). Satu lagi regulasi yang khusus mengatur perilaku anggota Polri dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup kepolisian yakni Surat Edaran Kapolri. Jika melanggarnya maka anggota Polri atau PNS siap-siap saja menunggu sanksi.

Apa saja itu? Kepala Kepolisian Resor Bima, Ajun Komisaris Besar Kurniadi SH, menyebutkan, sesuai Surat Edaran Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, maka anggota Polri maupun PNS yang bekerja di institusi Polri dilarang mengunggah foto, video atau status yang menggambarkan perilaku hidup mewah. 

“Kebijakan itu merupakan program 100 hari kerja Kapolri baru untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik,” katanya di Mapolres, Rabu (24/8/2016).

Gatut menjelaskan, SE  selain dilarang mengunggah video, foto dan status, surat edaran itu juga tentang sanksi bagi anggota Polri yang membuat komentar dalam Medsos mengundang kebencian atau permusuhan individu atau kelompok serta postingan terkait pelaksanaan tugas yang bersifat rahasia.

Diakuinya, sejauh ini belum ditemukan pelanggaran terkait SE Kapolri tersebut. Ketentuan itu berlaku secara nasional termasuk di Bima.  Selain sebagai program 100 hari kerja Kapolri baru, surat edaran dimaksudkan untuk mengubah perilaku aparat agar semakin lebih baik. (R)


No comments