Breaking News

Pengemudi Mobil Lakalantas di Depan Bandara masih Kabur

Hingga Kini Aparat Satlantas Masih Mencari Pengemudi Mobil Lakalantas di Depan Bandara


Bima, Berita11.com— Hingga kini pengendara Mobilio DR 1127 DE yang terlibat kecelakaan lalulintas dengan pengendara sepeda motor Ninja warna hitam Jumat lalu di depan bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima masih kabur. Aparat Satuan Lalulintas belum mengantungi identitas pengendara tersebut.

Kepala Satuan Lalulintas Polres Bima Kabupaten, Inspektur Satu I Putu Caka mengatakan, hingga kini aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab Lakalantas di depan bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Saat ini dua barang bukti berupa mobil dan sepeda motor sudah diamankan di Mapolres.

Baca Juga:

Aparat kepolisian belum mengetahui apakah saat hendak berbelok masuk ke bandara, apakah pengendara mobil menyalakan lampu penunjuk arah atau tidak. Dari hasil pemeriksaan kedua pengendara sama-sama dari arah Kota Bima menuju Dompu.

Dikatakannya, hingga saat ini pengemudi Mobilio DR 1127 DE, belum diketahui identintasnya. “Mobil tersebut merupakan kendaraan rent car di Bima dan kemungkinan pengendaranya kabur, takut karena itu mobil rent car. Rencananya hari ini kita panggil pemiik rent car, tentunya di sana identitas KTP atau pengenal lain,” ujar Putu Caka kepada Berita11.com di Mapolres Bima Kabupaten, Senin (15/8/2016).

Sementara berdasarkan pemeriksaan sementara aparat Satlantas, pengendara sepeda motor Ninja warna hitam diketahui bernama Raju Kurnia Bhakti (20), mahasiswa asal Desa Darussalam Kecamatan Bolo Kabupaten Bima. Aparat belum mengambil keterangan dari pemuda tersebut karena masih dalam perawatan medis.

“Kalau sudah sembuh satu atau dua hari lagi baru kita periksa. Barang bukti sudah kita amankan di sini,” katanya.

Pada bagian yang sama Kepala Unit Kecelakaan Satlantas Polres Bima Kabupaten, Brigadir Usman menambahkan, Lakalantas di depan bandara merupakan kasus yang kelima pada periode Agustus. Selama dua bulan terakhir tren kasus tercatat 5-7 Lakalantas. Dampak buruk kecelakaan dipicu karena pengendara banyak yang tidak menggunakan helm.

“Tetap saya himbauan juga kalau ada keluarganya  yang kecelakaan kalau bisa tetap disuruh pake helm, karena rata-rata kecelakaan sepeda motor ini karena tidak menggunakan sepeda motor,” katanya. (US)

No comments