Breaking News

Tak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa Dompu, Wilayah Bima Aman

Grafik Gempa yang Terekam oleh Seismograf. Ilustrasi

Dompu, Berita11.com— Camat Pekat Kabupaten Dompu Gunawan SE memastikan tidak ada korban jiwa akibat gempa tektonik yang mengguncang Dompu dan Bima, Senin (1/8/2016) pagi. Kecamatan Pekat merupakan wilayah terdekat dari episentrum gempa  berkekuatan 5,6 Skala Ritcher (SR) di koordinat 8.23 Bujur Timur dan  117.86 Lintang Selatan (LS).

Tidak ada korban jiwa, hanya puluhan bangunan rusak berat dan ratusan yang rusak ringan. Bisa kami pastikan tak ada korban jiwa, hanya trauma saja yang dialami warga,” ujar Gunawan kepada Berita11.com (Beritabima.com group) melalui sambungan Ponsel.

Baca juga:

Dihubungi terpisah warga Desa Kore Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima, Abdurrahman memastikan, tak ada kerusakan bangunan akibat gempa tektonik Senin pagi di wilayah setempat. Meskipun desa setempat cukup dekat dengan Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu bila dihitung melalui lintasan gunung.

“Getaran gempa memang kami rasakan dan membuat kaget banyak warga. Tapi alhamdulillah tak sampai ada bangunan yang ambruk atau rubuh,” katanya melalui Ponsel, Senin siang.

Secara terpisah Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terjadi tiga gempa susulan pasca gempa tektonik 5,6 SR pukul 07:40 Wita. Tiga gempa susulan berkekuatan (magnitude) 3,5 SR, 3,4 SR dan 2,5 SR. Gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena berpusat di darat.

Berdasarkan laporan masyarakat yang diterima PGR 3 BMKG Bali bahwa gempabumi dirasakan cukup kuat di Mataram III SIG-BMKG (VI MMI), Denpasar II SIG-BMKG (III-IV MMI) dan Nusa Dua II SIG-BMKG (II-III MMI).

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Drs. Mochammad Riyadi, Msi melalui siaran pers, menjelaskan berdasarkan posisi dan kedalamannya, kejadian gempabumi Dompu disebabkan oleh aktivitas Sesar naik di laut disebut flores back arc thrust.

BMKG mengimbau  masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan BPBD, serta informasi dari BMKG. Tidak terpancing oleh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempabumi dan tsunami. Selain itu, tetap waspada dengan kejadian gempa susulan yang pada umumnya kekuatannya semakin mengecil. (US/ID)


No comments