Breaking News

Tanya Tramadol, Pelajar di Bolo Diuber Hingga Mapolsek

Konsentrasi Massa Usai FR Ditangkap Polisi. Foto Sukri Berita11.com


Bima, Berita11.com— Pelajar SMA swasta di Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, FR (20) nyaris meregang nyawa di tangan massa. Ia diuber warga hingga Mapolsek Bolo, Senin (22/8/2016) pagi. Itu buntut saat pemuda asal Desa Kananga Kecamatan Bolo tersebut ngotot menanyakan tramadol di kios Adhar, warga tak jauh dari pasar Sila.

Setelah menanyakan tramadol di kios Adhar di RT 02 pasar Sila, FR nekat memasuki rumah warga itu. Namun seketika dilihat oleh Umi Dau, ibu pemilik kios dan langsung membentak pemuda tersebut. Sadar tidak mendapat respon baik, FR lari keluar. Namun rupanya warga sekitar yang melihat langsung mencurigainya berniat tidak baik dan meneriakinya pencuri.

Melihat gelagat massa, FR lari kemudian diamankan oleh warga lain di kios samping UPTD Kehutanan Kecamatan Bolo. Ketika warga hendak menghakimi, sejumlah personil Polsek Bolo mengamankan pelajar tersebut.

“Saat dia masuk rumah, pemilik rumah atau orang tua pemilik kios menanyakan ngapai masuk rumah saya? Dia menjawab mau beli tramadol. Dia kemudian dibentak karena Hj. Dau tidak menjual tramadol hingga akhirnya keluar,” ujar Kepala Unit Intelkam Polsek Bolo, Agus Salim kepada Berita11.com, Senin (22/8/2016).

Walaupun aparat sudah mengamankan FR, puluhan warga berupaya menguber pelajar itu hingga Mapolsek Bolo. Massa geram dengan sejumlah aksi kriminal di Kecamatan Bolo seperti kasus jambret kemarin dan beberapa pekan lalu. “Kami langsung mengimbau warga agar bubar karena pelaku sudah dibawa ke Polres Bima. Dan para warga ada yang langsung membubarkan diri,” ujar Agus Salim. (SR)

No comments