Breaking News

75 Penyuluh Siap Tatar Soal Radikalisme dan Pekat

Kepala Kemnag Kota Bima, H Syahrir. Foto Media Garda Asakota


Kota Bima, Berita11.com— Stigma tentang adanya paham radikalisme dan persoalan penyakit sosial seperti Narkoba dan penyalagunaan obat tramadol di dalam masyarakat menjadi atensi Kementerian Agama (Kemnag) Kota Bima. Saat ini kementerian setempat sudah memiliki 75 penyuluh yang akan mengatensi persoalan tersebut.

“Ada 75 penyuluh Agama yang akan bekerja memberikan penyuluhan kepada masyarakat. Mereka digaji dari APBN dan kita harapkan mereka menyampaikan materi penyuluhan sesuai fenomena dalam masyarakat,” ujar Kepala Kemnag Kota Bima, Drs H Syahrir, M.Si kepada Berita11.com, Jumat (16/9/2016)

Menurut Syahrir, Kemnag sudah mengarahkan penyuluh keagamaan untuk menyampaikan materi penyuluhan sesuai persoalan yang dihadapi masyarakat. 

“Materi yang disampaikan itu harus detail, bukan umum agar bisa dipahami masyarakat. Misalnya yang dihadapi masyarakat masalah Narkoba, maka materinya tentang itu, demikian juga yang dihadapi persoalan lain harus menyesuaikan,” katanya. (US)

No comments