Breaking News

Alwi: tak ada Pemotongan Tunjangan Sertifikasi!

Kadis Dikpora Kota Bima, Alwi Yasin. Foto Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Kota Bima, Drs H. Alwi Yasin, M.Ap  meminta guru gar tidak perlu risau dengan isu pemotongan penyaluran sertifikasi pendidik. Yang jelas tidak ada pemotongan tunjangan itu sepeser pun.

“Kita punya komitmen membayar sertifikasi itu. Jadi ditegaskan guru tidak perlu kuatir dengan isu pemotongan penyaluran dana, sesungguh dana itu sudah ada di pemerintah daerrah,” katanya di Dinas Dikpora, kemarin.

Diakuinya, sebelum dana sertifikasi memang sudah masuk dan digunakan pemerintah untuk melaksanakan program. Namun saat ini pemerintah sedang melaksanakan rasionalisasi anggaran sebesar 10 persen di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sehinngga tunjangan sertifikasi guru dapat dibayarkan. “Maka program dirasionalisasi, kami kebagian rasionalisasi 800 juta,” katanya.

Dikatakannya, anggaran yang dibutuhkan pemerintah daerah untuk membayar tunjangan sertfikasi guru selama dua triwula yakni sebesar Rp32 miliar. Sebelumnya memang terjadi kelebihan transfer oleh pemerintah pusat, karena penghitungan jumlah peserta sertifikasi guru juga dilihat dari jumlah pendidik yang mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG).

“Setelah selesai PLPG, ternyata guru itu tidak memnuhi syarat administrasi karena jam mengajarnya kurang 24 jam. Nggak kebagian jam, sehingga uang itu mengendap. Bukan kesengajaan pemerintah untuk mmenyimpan uang itu karena data dan realisasi yang dihitung adalah peserta PLPG,” kata dia. (US)

No comments