Breaking News

Buntut Pemangkasan 10 Persen, Program Langsung tak Dapat Dilaksanakan

Drs. H Hajairin MS. Foto Berita11.com


Bima, Berita11.com— Kebijakan pemerintah pusat memangkas anggaran daerah 10 persen berdampak negatif tidak dapat dilaksanakannya sejumlah program di berbagai Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Salahsatu yang merasakan imbas itu adalah Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kelurahan (BPMPK) Kota Bima.

Kepala BPMPK Kota Bima, Drs H Hajairin MS, mengatakan, karena kebijakan pemangkasan 10 persen, SKPD setempat terpaksa melakukan rasionalisasi anggaran. Bahkan mengorbankan program publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat yakni program kelurahan siaga.

“Terpaksa kita pangkas karena ada perintah itu dari pusat. Terutama untuk program kelurahan siaga,” katanya kepada Berita11.com, kemarin.

Sebelumnya BPMPK mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,3 miliar untuk program kelurahan siaga yang diarahkan untuk mendukung program Dinas Kesehatan Kota Bima. Program kelurahan siaga meliputi upaya pemberdayaan masyarakat tentang pelayanan kesehatan dasar di kelurahan dan pemberdayaan kelompok pertanian.

“Pengurangan terpaksa kita lakukan juga di Bidang Teknologi Tepat Guna, item perjalanan dinas dan belanja ATK,” katanya. (US)

No comments