Breaking News

Ini Perkembangan Rencana Pelebaran Runaway Bandara Bima

Ilustrasi Landasan Pacu Bandara. Ist


Bima, Berita11.com— Pemerintah Kabupaten Bima serius mewujudkan pelebaran landasan pacu (runaway) Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima. Proses pembebasan sudah tuntas dilakukan pemerintah.

Kepala Bagian Tata Pemerintah Sekretariat Daerah Kabupaten Bima, Drs H Masykur, mengatakan, proses pembebasan lahan yang menjadi alur perpanjangan runaway bandara sudah dituntaskan pemeritah. Terakhir tahun 2015 lalu pemerintah membebaskan tambak dibagian barat sebagai lokasi relokasi sungai di sekitar area pelebaran runaway.

“Sungai itu harus ditimbun kalau dialihkan ke utara. karena harus melintasi sungai itu dan dipotong oleh sungai itu. Kita harus bikin sungai baru untuk sirkulasi arus laut di sana,” ujar 
Masykur kepada Berita11.com di Setda Kabupaten Bima, Selasa (27/9/2016).

Ia mengatakan, setelah proses pembebasan lahan rampung. Hingga saat ini Pemkab Bima masih menunggu aliran anggaran dari pemerintah pusat. “Tinggal sekarang kucuran dana dari pusat untuk melakukan perpanjangan runway. Ibu bupati sedang melakukan upaya-upaya untuk itu,” ujar mantan Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bima ini.

Secara terpisah anggota Tim Sebelas Rencana Perpajangan Runaway Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, Muhaymin, SH, MM, mengatakan, ada sekitar sembilan hektar lahan yang dibebaskan pemerintah untuk mendukung rencana pemanjangan runaway bandara. Lahan sembilan hektar itu milik 24 orang warga yang mengantungi sertiikat.

“Awalnya ada dua opsi pembebasan lahan yakni mengikuti harga berkembang atau NJOP. Tapi saat itu yang digunakan adalah mengikuti ketentuan NJOP,” ujar Muhaymin. (US)

No comments