Breaking News

Kapan PLTU Bonto Beroperasi? Ini Jawaban PLN Area Bima

Tahap Awal Pembangunan PLTU Bonto. Foto Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Sudah lima tahun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Bonto di Kelurahan Kolo Kota Bima dibangun, namun hingga kini belum rampung. Lantas kapan PLTU tersebut akan beroperarasi?

Pelaksana Harian Manager PLN NTB Area Bima, Mustafa mengatakan, sesuai rencana operasi PLTU Bonto akan mulai aktif tahun 2017. Saat ini, PLN setempat masih menunggu proses perampungan dan penyerahan dari Unit Pelaksana Pemeliharaan (UPP) Bima.

“PLTU Bonto kelihatannya masih sama seperti dulu, belum ada perkembangan, masih seperti dulu,” ujar Mustafa kepada Berita11.com di kantor PLN NTB Area Bima, kemarin.

Ia menjelaskan, secara umum beberapa peralatan pendukung PLTU sudah siap seperti lima gardu induk (GI) yakni GI Bonto, GI Bima, GI Woha, GI Sape dan GI Dompu. Hanya saja dari lima gardu induk tersebut beberapa diantaranya dalam proses finishing seperti GI Dompu dan GI Woha yang hingga kini belum memiliki trafo.

Diakuinya, dalam proses penyediaan GI ada beberapa kendala yang  dihadapi khususnya untuk GI Sape. Hingga saat ini, operasi GI masih terkendala proses pembebasan lahan tapak tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang menuju Kecamatan Sape, sedangkan GI Bonto dan GI Bima sudah dilakukan pengujian pra operasi (komisioning).

“Kita masih menunggu penyerahan dari UPP kepada PLN setelah itu kita rencanakan tahun 2017 sudah ready (siap beroperasi). Kalau untuk GI Woha kendala trafo sudah selesai November ini,” katanya.

Dikatakannya, setelah PLTU Bonto beroperasi, maka empat penyulang (feeder) milik PLN akan dipindahkan ke setiap GI. Penyulang adalah jaringan PLN yang berfungsi menyalurkan listrik dengan tegangan 20.000 Volt, dari Gardu Induk menuju Gardu Distribusi. Nantinya di Gardu Distribusi,  listrik diubah tegangannya menjadi 380 Volt atau 220 Volt, untuk disalurkan kepada pelanggan umum. Namun ada juga yang disalurkan kepada pelanggan dengan level tegangan masih 20.000 Volt yakni pelanggan khusus.

Menurut Mustafa keberadaan PLTU Bonto ditargetkan memenuhi seluruh kebutuhan listrik pelanggan di Bima dan Dompu. Kapasitas terpasang di PLTU Bonto yakni 20 megawatt (2x7MW) dan 2x7 MW, sehingga total kapasitas terpasang 34 MW. (US)


No comments