Breaking News

Polsek Bolo Ingatkan Penjual Tramadol soal Sanksi Rp600 Juta

Kapolsek Bolo, AKP Abdul Khair. Foto Hamid Berita11.com


Bima, Berita11.com— Peredaran tramadol di Kecamatan Bolo menjadi atensi serius Kepolisian Sektor (Polsek) setempat. Aparat sudah mengingatkan kepada warga yang hendak mengais pendapatan dari menjual obat yang disalagunakan tersebut.

Kapolsek Bolo, Ajun Komisaris Abdul Khair mengatakan,  jika merujuk Undang-Undang maupun peraturan terkait kasus penyalahgunaan tramadol sulit dijerat. Namun aparat kepolisian bisa saja menerapkan sanksi  kepada penjual berupa denda administrasi minimal Rp100 juta dan maksimal Rp600 juta.

“Kalau untuk pidana tidak termasuk. Hanya dijerat Undang-Undang Kesehatan. Dengan denda Rp100 juta hingga Rp600 juta,” katanya kepada Berita11.com di Mapolsek Bolo, Senin (5/9/2016).

Diakuinya, soal regulasi tersebut sudah disosialisasikan kepada masyarakat termasuk pihak yang ditengarai menjual tramadol. Sebelumnya, Polsek Bolo  mengamankan siswa SMPN 4 Bolo yang diduga mengantungi tramadol. Dari hasil pengembangan itu, aparat kepolisian setempat juga mengamakan seorang warga Desa Rasabou, Man (32) yang diduga menjual tramadol kepada siswa. (ID)

No comments