Breaking News

Potensi Pertambangan Diambil Pemrov, PAD Nihil

Aktivitas di Tambang Galian Industri. Foto Energitoday.com


Kota Bima, Berita11.com— Sejak tahun 2016, pengelolaan pertambangan di sejumlah daerah termasuk di Kota Bima diambil alih oleh pemerintah provinsi (Pemrov). Hal itu praktis membuat pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor tersebut nihil.

Hal tersebut diakui Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Pertambangan dan Energi (DPU dan Tamben) Kota Bima, Muhammad Amin, S.Sos.. pengambil-alihan wewenang pemerintah daerah tersebut menyusul perubahan Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah (PP) terkait.

“Jadi sekarang kita tidak bisa lagi mengelola sektor Tambang dan Energi. Karena semua pengelolaannya sudah diambil oleh provinsi,” ujar Amin kepada Berita11.com di DPU dan Tamben Kota Bima, kemarin.

Dikatakannya, pengelolaan tambang yang diambil alih Pemrov adalah semua kategori bahan galian termasuk galian industri atau jenis C. Bukan saja bahan galian tertentu yang dirinci berdasarkan kategorinya.

Diakui Amin selama ini memang ada beberapa kendala terhadap investasi tambang di Kota Bima seperti reaksi masyarakat. Namun persoalan utamanya juga disebabkan karena potensi yang terbatas. Seperti yang terjadi dalam kasus tambang marmer di Kelurahan Oi Fo,o investor menarik investasi karena potensi yang terbatas.

Soal potensi energi di Kota Bima, hingga saat ini DPU dan Tamben belum melakukan survey terhadap potensi itu. “Mungkin nanti kita akan lakukan survey dulu bersama provinsi karena mereka yang memegang pengelolaanya sekarang,” ujarnya. (US)

No comments