Breaking News

1.500.000 Kg Beras dari Bulog Bima Dikirim Keluar

I Gusti Agung Tri Santiari. Foto Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Sebanyak 1.500.000 kilogram (kg) beras dari Bulog Subdivre II Bima dikirim keluar berbagai daerah seperti Provinsi NTT dan Lombok Timur NTB. Hingga per Agustus 2016 persediaan beras di Bulog Bima 7.532.591,58 kilogram atau 7532,59 ton dan stok gabah 10.206.000 atau 10.206 ton.

Kepala Bulog Subdivre II Bima melalui Staf Gasar Pengadaan dan Penyaluran  I Gusti Agung Tri Santiari menyebutkan jumlah gabah setara beras sebanyak 6.480.810 kilogram. Pengiriman (move) beras keluar daerah merupakan salahsatu program yang sudah biasa dilaksanakan Bulog.

Dikatakannya, stok beras di Bulog Bima berasal dari tiga mitra yakni gudang Jatiwangi Kota Bima, gudang Bolo Kabupaten Bima dan gudang di Kabupaten Dompu. Pengeluaran beras dari Bulog biasanya penyaluran untuk TNI Angkatan Darat, totalnya hingga per Agustus 2016 28.946 kg, sebagian untuk disalurkan sebagai Raskin sebanyak 1.230.525 kg.

Jumlah distribusi (move regional) keluar daerah hingga per Agustus 2016 dari gudang Bolo dan Dompu sebanyak 1.500.000 ton. Distribusi tersebut sebagian besar untuk Kabupaten Lombok Timur dan NTT. Hingga Agustus bila dihitung dari stok karung, jumlah persediaan Bulog Bima yakni 1.726.216 karung plastik dan 1.726 karung benang.

Menyoal persoalan gabah dan beras pada tingkat petani yang mencapai di atas harga pembelian pemerintah (HPP) diakui Gusti Agung disebabkan karena persoalan petani di Bima dan Dompu mengingkan keuntungan lebih banyak.

Saat ini harga beli gabah oleh Bulog Rp4.650 per kilogram, sedangkan beras  Rp7.300 per kilogram. Padahal sebelummnya HPP yang ditetapkan gabah dan beras antara Rp3.700/ kg hingga Rp7300/kg. (US)

No comments