Breaking News

A.M Fatwa dan Wabup Hadiri Seminar di Kampus STKIP Taman Siswa

Ketua BK DPD RI, A.M. Fatwa saat Memaparkan Sambutan. Foto Hamid Berita11.com


Bima, Berita11.com— Menyadari pentingnya pemahaman ideologi nasionalisme, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima bekerjasama dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI menggelar sosoalisasi dan seminar implementasi nilai-nilai empat pilar kebangsaan, Jumat  (14/10/2016) siang di gedung Auditorium Sudirman STKIP Taman Siswa Bima.

Hadir sebagai narasumber Ketua Badan Kehormatan (BK) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dr. A.M Fatwa. Kemudian Wakil Bupati Bima Drs H. Dahlan M. Noer, dan civitas akademika kampus setempat. Kegiatan juga sekaligus menjadi agenda DPD menyerap aspirasi masyarakat Kabupaten Bima.
Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr. Ibnu Khaldun M.Si dalam sambutannya mengatakan implementasi empat pilar kebangsaan mencerminkan jatidiri bernegara. Secara tegas ia menyampaikan konsep bernegara searah dengan visi dan misi kampus  dalam melahirkan sumber daya manusia yang bernegarawan.

“Jika ditanya mengenai implementasi pilar kebangsaan, jawabannya sangat tegas ia. Jangan lagi ada kita, kami atau kamu,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bima, Drs. H Dahlan M. Noer mengapresiasi terselenggaranya kegiatan. Menurutnya pemahaman nilai kebangsaan sangat penting untuk menangkal dan membentengi negara dari ancaman ideologi radikal. Ia berharap prakarsa seperti ini dapat memberikan kesadaran dan pemahaman akan pentingnya pilar kebangsaan.

“Kami Pemerintah Kabupaten Bima memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi atas prakarsa terselenggaranya kegiatan. Forum seperti ini sangat perlu ditengah persoalan yang dihadapi negara,” ujarnya.


Dalam kesempatannya, Ketua BK DPD RI, Dr. A.M Fatwa memaparkan bahwa pemahaman nilai empat pilar kebangsaan dapat dipandang dalam berbagai hal. Meski denikian, implementasi konsep kenegaraan harus mengedepankan kearifan lokal dalam masyarakat. “Pilar kebangsaan harus mengutamakan kearifan lokal masyarakat,” katanya.




Senator dari  DKI Jakarta itu juga menceritakan rekam jejak dan pengalaman berorganisasi serta politiknya. Ia mengapresiasi kontribusi STKIP Taman Siswa Bima dalam memberikan pendidikan terjangkau dan bermutu di daerah. Sebab, menurut dia untuk mencapai pendidikan politik perlu dukungan ekonomi yang memadai.
Fatwa menuturkan pula bahwa Daerah Kabupaten Bima kaya potensi sumber daya alam yang belum terkelola secara maksimal.

Kegiatan juga diisi dengan diskusi mengenai empat pilar kenegaraan dari beberbagai aspek. Seluruh peserta terlihat antusias mengikut acara hingga akhir. (ID)

No comments