Breaking News

BPN tak Mengetahui Pembentukan Desa Oi Katupa

Kasubag TU BPN Kabupaten Bima, Ridwan, SH. Foto Hamid Berita11.com


Bima, Berita11.com— Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bima  tidak mengetahui terbentuknya Pemerintah Desa Oi Katupa Kecamatan Tambora yang menempati lahan Hak Guna Usaha (HGU) PT. Sanggar Agro. Karena BPN tidak diikutsertakan saat pembendukan desa tersebut.

“Secara umum kita tidak tahu kaitan pembentukan desanya. Saya bisa pastikan BPN nggak ikut karena dalam registradi nggak ada surat-surat yang berkaitan dengan itu,” kata Kasubag Tata Usaha BPN Kabupaten Bima, Ridwan SH kepada Berita11.com, Rabu (5/10/2016).

Desa Oi Katupa merupakan Desa Pemekaran dari Desa Kawinda Toi Kecamatan Tambora. Letak pemukiman warga, pemerintahan desa serta sumber penghasilkan masyarakat berada diatas lahan perkebunan yang merupakan hak guna usaha (HGU) PT Sanggar Agro.

Menurut dia, mestinya saat pemekaran, pemerintah desa induk berkoordinasi dengan BPN, sehingga dapat BPN dapat membuat pertimbangan bersama pemerintah daerah.
“Itukan diatas hak perusahaan. Mestinya ada informasi kalau calon desa yang dibentuk. Supaya bisa kita pertimbangkan keberadaannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan hak guna PT Sanggar Agro menempati HGU lahan Dinas Perkebunan sudah terbit sejak tahun 1993, dengan total luas lahan lebih dari 3000 hektar. Lokasi Desa Oi Katupa berada diatas HGU perkebunan sehingga bermasalah dengan pihak perusahaan.
“Jadi lokasi desanya perkampungannya, usahanya dan lahan tani diatas lahan HGU perusahaan,” ujar Ridwan.

Dikatakannya, saat ini BPN sedang melakukan identifikasi lokasi bersama instansi terkait seperti, Dinas Perkebunan, Dinas Kehutanan dan pihak Sekretariat Daerah Kabupaten Bima untuk memastikan lokasi lahan PT Sanggar Agro dan Desa Oi Katupa.

“Identifikasi objek lahan untuk masyarakat dimana? dan untuk HGU PT Sanggar Agro dimana?. Terkait itu kepala Badan ikut berangkat,” katanya. (ID)

No comments