Breaking News

Dam Sari Nggembe Jebol, Penghasilan Petani Melorot

Kondisi Dam Sari Desa Nggembe.  Foto Ory Berita11.com


Bima, Berita11.com— Kondisi dam Sari Desa Nggembe Kecamatan Bolo Kabupaten Bima rusak parah. Akibatnya, ratusan petani desa setempat hanya bisa bercocok tanam sekali dalam setahun.

Tokoh masyarakat Desa Nggembe, Lukman Ahmad yang juga petani di desa setempat Pemerintah Kabupaten Bima memperhatikan persoalan tersebut dengan membangun kembali dam Sari yang telah lama rusak parah.
                                                                                               
“Kami sangat mengharapkan perhatian pemerintah untuk memperhatikan masalah ini. Karena banyak warga di sini sumber penghasilannya dari bertani,” ujar Lukman kepada Berita11.com di Nggembe, Senin (10/10/2016).

Menurutnya, sudah empat tahun dam Sari tidak berfungsi sebagai penampung hujan. Akibatnya, selama empat tahun terakhir petani di Desa Nggembe terpaksa bercocok tanam saat musim hujan saja.

“Masalah ini sangat berdampak sekali bagi kami. Karena sudah empat tahun petani hanya bercocok tanam satu kali untuk komoditi padi, itupun pas musim hujan,” ujarnya.

Persoalan dam Sari yang rusak parah berdampak terhadap hasil panen dan stok pangan di desa setempat. Selama ini, aliran air dan banjir dari wilayah Donggo ditampung oleh dam tersebut. Keberadaan dam berfungsi mengaliri ratusan hektar tanaman petani di Desa Nggembe.

“Fungsi dam sangat berarti, karena rata-rata petani miskin di desa kami mengandalkan dam. Setelah dam jebol dan rusak parah sangat berpengaruh terhadap pendapatan petani,” ujar Lukman.

Lukman mengatakan, kondisi dam Sari yang telah lama jebol tidak hanya menyebabkan persoalan terhadap petani. Akibat infrastruktur tersebut rusak, saat musim hujan selama ini aliran air dari sungai merembes dan merusak sawah-sawa petani dan tambak-tambak bandeng. (US)

No comments