Breaking News

Dikes: PKM jangan Diskriminatif Layani Masyarakat!

Kepala Dikes Kabupaten Bima, Drs Hefdin Umar APt. Foto Berita11.com



Bima, Berita11.com— Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima, Drs. Hefdin Umar APt meminta Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) tidak diskriminatif dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat. Terutama menyangkut penggunaan mobil ambulalan harus merujuk standar operasional prosedur (SOP).

“Mengoperasionalkan kendaraan yang ada tidak boleh ada diskriminasi apapun. Melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya mengikuti SOP” katanya kepada Berita11.com di dinas setempat, Selasa (18/10/2016).

Meskipun demikian Hefdin mengakui jika beberapa kendaraan ambulan PKM masih ada yang tidak layak operasi. Parahnya lagi ada ambulan yang lampu indikatornya tak berfungsi dengan baik seperti di PKM Soromandi.

“Memang ada sebagian yang rusak tapi sepanjang diperbaiki oleh PKM. Tiap PKM ada dua. Satu untuk rujuk dan satu lagi disiagakan. Tergantung kewenangan kepalanya prioritas penggunaan kendaraan yang ada,” jelasnya.

Hefdin juga mengimbau pihak PKM agar tidak menggunakan kendaraan ambulan diluar peruntukannya. Baik kepala dan pegawai tidak diperkenankan menggunakan kendaraan untuk keperluan pribadi.

“Tidak boleh dibawa kemana-mana dan itu diutamakan untuk pelayanan operasional,” ujarnya.

Sementara itu, pada tahun ini Dikes Kabupaten Bima menambah sembilan unit mobil ambulance guna memenuhi kebutuhan dan meningkatkan pelayanan pada 21 PKM yang ada. “Alhamdulillah tahun ini kita tambah sembilan ambulan. Terutama untuk PKM Langgudu Timur yang belum punya,” jelasnya

Selain itu, pada saat yang sama Hafdin juga didatangi pegawai PKM Ngali yang meminta bantuan fasilitas mobil ambulanlantaran keberadaan mobil yang biasa dipakai sudah dikeluhkan kelayakannya. “Standar minimal kami tiap PKM itu dua. Nah tadi barusan sudah disampaikan kepada kami bahwa di PKM Ngali membutuhkan ambulan yang nyaman,” katanya. (ID)

No comments