Breaking News

Dishut Diambilalih, Pegawai Honda Galau

Ilustrasi Pegawai Honorer.  Orginal Picture Fajarnews.com


Sumbawa, Berita11.com— Kebijakan pemerintah mengambilalih peran Dinas Kehutanan kabupaten/kota untuk selanjutnya diserahkan kepada pemerintah provinsi akan menyebabkan sejumlah tumbal. Tak terkecuali para pegawai honorer daerah (Honda) yang sudah lama mengabdi. Mereka galau dan miminta solusi dari Pemrov NTB.

Honorer daerah Dinas Kehutanan Kabupaten Sumbawa, Musmulyadi berharap Pemerintah Provinsi NTB tidak hanya sekadar mengambil alih Tupoksi SKPD di kabupaten, tetapi menyiapkan solusi untuk pegawai Honda. Apalagi beredar kabar bahwa yang akan diakomodir setelah pengambilalihan hanya Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kami harap ada solusi yang diberikan untuk putra-putri yang mengabdi di daerah. Kalau tidak bisa saja timbul reaksi aksi demontrasi. Persoalan ini juga akan menimbulkan banyak masalah, termasuk kriminalitas dalam masyarakat,” ujarnya kepada Berita11.com di Sumbawa, Selasa (18/10/2016).

Diungkapkan Musmulyadi, hingga kini sedikitnya ada 51 tenaga Honda yang mengabdi di Dishut Kabupaten Sumbawa.  Kendati kewenangan merumahkan pegawai non-PNS merupakan hak pemerintah. Namun Pemrov NTB diharapkan mempertibangkan keberadaan pegawai Honda yang telah lama mengabdi.

“Kami harapkan ada solusilah dari pemerintah. Tidak hanya asal mau dirumahkan begitu saja,” harapnya. (SK)

No comments