Breaking News

Dishut Proses 127 Kasus Ilegal Logging

Ilustrasi Illegal Logging. Foto Ist


Sumbawa, Berita11.com— Sejak awal Januari hingga per Oktober 2016, Dinas Kehutanan Sumbawa memproses sedikitnya 127 kasus perambahan hutan. Namun dari ratusan kasus tersebut baru dua kasus yang direkomendasikan untuk proses lebih lanjut. Hal tersebut terjadi karena kurangnya penyidik di dinas setempat.

Penyidik Dishut Kabupaten Sumbawa, Muhammad, SH, menyebutkan dari 127 kasus illegal logging yang ditangani SKPD setempat, baru dua yang direkomendasikan untuk proses lebih lanjut. “Tujuh kasus diantaranya merupakan hasil operasi gabungan dengan Dishut Provinsi NTB,” ujar Muhammad kepada Berita11.com di Dishut Sumbawa, Selasa (18/10/2016).

Diungkapkannya, ada sejumlah masalah yang menyebabkan penanganan kasus perambahan hutan tidak maksimal. Diantaranya rasio penyidik dengan jumlah kasus yang tidak sepadan. Setidaknya Dishut Kabupaten Sumbawa membutuhkan tambahan dua penyidik.

“Kita  sudah coba mengusulkan kepada provinsi untuk tambahan penyidik. Tapi mudah-mudahan direspon. Hampir setiap hari kami menerima laporan terkait illegal logging,” ujarnya.

Persoalan lain yang dihadapi Dishut setempat, anggaran operasional yang minim dan sarana pendukung yang kurang seperti mobil operasional. Saat ini, dalam pelaksanaan tugas personil Polisi Hutan Dishut tidak dilengkapi senjata api. Padahal sangat dibutuhkan dalam menunjang operasi pengawasan.  (SK)

No comments