Breaking News

Ini Komitmen AQUA Dalam Peningkatan Akses Air Minum di NTB

Dari kiri ke kanan adalah Okta Fitrianos, Sustainable Development Manager – WASH, Danone Indonesia; Ellena Rachmawati, Ketua Yayasan Masyarakat Peduli; Arif Mujahidin, Corporate Communications Director, Danone Indonesia; H. Rosiady Sayuti PhD, Sekda Provinsi NTB; dan Disa Lestari, Senior Brand Manager, Danone AQUA


Mataram, Berita11.com– Danone AQUA, pelopor Air Minum Kemasan di Indonesia, dalam acara diskusi media, Kamis (13/10/2016) ini di Mataram menegaskan kembali komitmennya untuk berkontribusi dalam peningkatan akses air minum bagi masyarakat Indonesia, sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah dalam pencapaian target Universal Access 2019.

Acara yang dihadiri oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat,  Dr. TGH. M. Zainul Majdi, juga bertepatan dengan akan berakhirnya pelaksanaan Program Peningkatan Akses Air Minum dan Penyehatan Lingkungan oleh AQUA di Nusa Tenggara Barat.

Dr. TGH. M. Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat, dalam sambutannya mengatakan penyediaan kebutuhan air minum dan sanitasi di Nusa Tenggara Barat adalah salah satu tantangan pembangunan saat ini. Terbatasnya akses terhadap sarana air minum dan sanitasi dasar yang layak berdampak terhadap tingkat kesehatan dan produktivitas masyarakat.

Lebih lanjut Dr. TGH. M. Zainul Majdi memberikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mengatasi tantangan tersebut. “Kami juga sangat menghargai peran serta swasta dalam membantu Pemerintah Kemitraan multi pihak merupakan salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan program di NTB,” katanya.

Mengacu kepada target RPJMN 2015 - 2019, 100% masyarakat harus memiliki akses terhadap air minum. Adapun berdasarkan target RPJMD NTB 2013 - 2018, capaian layanan air minum untuk perkotaan adalah sebesar 87,56 persen dan pedesaan sebesar 81,87 persen. Untuk mencapai target RPJMN, pembangunan sarana air minum menjadi salah satu program prioritas dan juga salah satu program terobosan Pemerintah Provinsi NTB untuk pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs) no 6, menyangkut pemenuhan kebutuhan air minum.

Dalam partisipasi AQUA untuk pencapaian target pemerintah serta SDG’s ini, Okta Fitrianos, Sustainable Development Manager Danone AQUA, mengatakan kontribusi AQUA  diimplementasikan melalui berbagai macam kegiatan sejak tahun 2007, untuk membantu masyarakat di seluruh Indonesia dalam mendapatkan akses air minum, sanitasi dan penyehatan lingkungan.  Program ini kami implementasikan di berbagai wilayah operasional maupun di lokasi yang memang membutuhkan, termasuk di NTB, ” jelas Okta.

AQUA bekerjasama dengan Yayasan Masyarakat Peduli – Nusa Tenggara Barat (YMP-NTB) dalam perencanaan dan pelaksanaan program peningkatan akses air minum, sanitasi dan penyehatan lingkungan di NTB. Pemilihan Lombok Timur sebagai wilayah sasaran berdasarkan  rekomendasi Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL) Nasional. Meskipun AQUA tidak beroperasi di Lombok Timur, program ini dirasa penting karena lokasi tersebut termasuk dalam peta rawan air minum dan sanitasi. 

Selain itu, pemerintah daerahnya memiliki komitmen dan perencanaan yang kuat untuk menyelesaikan isu-isu air minum dan sanitasi di wilayahnya.

Ellena Rachmawati, Direktur YMP-NTB, mengatakan bahwa masyarakat di Desa Beriri Jarak dan Kembang Kerang Daya, Lombok Dua dulunya mengalami kesulitan mengakses air, terlebih saat musim kemarau. 

“Dengan program yang didukung AQUA, masyarakat saat ini dapat mengakses air minum dan sanitasi dasar yang layak disetiap rumah. Keberhasilan program ini karena adanya kerja sama dan partisipasi yang kuat dari berbagai pihak,” katanya.

Pelaksanaan program di Di Desa Beriri Jarak dengan 4.465 penduduk di 9 dusun saat ini 80 persen sudah dapat menikmati akses air minum dan dan 80 persen dari 1.304 rumah tangga telah memiliki fasilitas sanitasi dasar yang layak. Sedangkan di Desa Karang Kembang Daya, dari total 6.284 penduduk yang berada di 1.874 rumah dan tersebar di 10 dusun, pencapaian program adalah 80 persen untuk akses air minum dan 90 persen untuk fasilitas sanitasi.

Program Peningkatan Akses Air Minum dan Penyehatan Lingkungan di Nusa Tenggara Barat merupakan bagian dari inisiatif Water Access Sanitation and Hygiene (WASH) yang dikembangkan AQUA. Program ini telah memberikan manfaat kepada lebih dari 130.000 jiwa penduduk di 17 Kabupaten/ Kota di Indonesia.

Sebagai bentuk konsistensi AQUA dalam komitmen mendukung pencapaian Universal Access, di bulan Oktober 2016 AQUA kembali melakukan program “Satu untuk Sepuluh” dengan melibatkan konsumen AQUA di seluruh Indonesia. Dengan mengkonsumsi 1 liter AQUA dari kemasan berlabel khusus, maka AQUA akan menyediakan 10 liter air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan. (AN)

No comments