Breaking News

Ini Penyebab Harga Bawang Merah Bima Anjlok

Kualitas Bawang Merah. Bima tidak Diragukan, tapi Kini Harganya Anjlok.


Bima, Berita11.com— Beberapa pekan terakhir harga jual bawang merah Bima di sejumlah wilayah Kabupaten Bima anjlok dari sebelumnya Rp20 ribu-Rp26 ribu/ kilogram menjadi di bawah Rp15 ribu/ kg. Apa penyebabnya?

Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Bima, Drs Amirullah mengatakan penyebab harga bawang merah Bima anjlok karena rata-rata daerah sentra produksi bawang merah di Indonesia seperti Brebes Jawa Tengah dan sejumlah wilayah di Kabupaten Bima seperti Sape, Soromandi, dan Monta sedang panen bawang secara bersamaan.

Kondisi tersebut rentan dimanfaatkan tengkulak untuk meraup keuntungan dengan cara membeli bawang merah dengan harga murah, kemudian menimbun dan menjualnya saat terjadi kelangkaan komoditi tersebut.

“Sekarang ini kan lagi musim panen bersamaan, sehingga harga bawang di tingkat petani itu sampai berkisar di bawah 15 ribu per kilogram,” ujar Amirullah kepada Berita11.com di Dispertapa.

Menurut Amirullah penyebab lain anjloknya harga bawang merah Bima karena hingga kini pemerintah belum menetapkan standar pembelian atau Harga Pembelian Pemerintah (HPP), sehingga harga berpeluang diatur oleh spekulan.

“Tapi kita targetkan ketika harga bawang di bawah 15 ribu per kilogram kita upayakan agar diatur sehingga tidak merugikan petani. Kita masih menunggu penetapan HPP seperti halnya beras oleh pemerintah pusat,” ujar Amirullah.

Dikatakannya, sesuai data Dispertapa dan Hortikultura alur niaga bawang merah Bima yaitu dipasarkan di dalam daerah dan antar pulau seperti Kalimantan, Sulawesi dan Maluku. 
Secara umum,  stok bawang merah di Kabupaten Bima 12 persen dari kebutuhan nasional, sedangkan rata-rata produktivitas bawang merah 13 ton per hektar dengan potensi produksi 143 ton per tahun.  (US)

No comments