Breaking News

Jangan Mau “Dikadali” Tukang Parkir!

Kabag Hukum Setda Kota Bima, Abdul Wahab, SH. Foto Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Hingga saat ini banyak tarif liar yang diterapkan beberapa tukang parkir di Kota Bima. Misalnya sepeda motor dikenakan tarif Rp2000. Untuk itu, Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bima mengimbau agar masyarakat jangan mau “dikadali” tukang parkir.

Kepala Bagian Hukum Setda Kota Bima, Abdul Wahab SH menegaskan, sesuai Peraturan Daerah (Perda) Kota Bima Nomor 12 Tahun 2014 Tentang Retribusi Jasa Umum, tarif parkir kendaraan roda dua hanyaRp1000.

“Jadi jangan mau bayar 2000. Kalau ada petugas yang menagih diatas Rp1000 itu berarti sudah melanggar,” ujar Wahab kepada Berita11.com, Rabu (5/10/2016).

Dijelaskannya, sesuai diatur dalam Perda Nomor 12, biaya parkir kendaraan roda tiga sama seperti tarif sepeda motor, sedangkan untuk roda empat Rp2000 dan roda enam Rp4000. Tarif tersebut  sesuai perubahan atas Perda Kota Bima Nomor 8 Tahun Tahun 2011. “Untuk sepeda motor Rp800 sebelum adanya Perda yang baru,” katanya.

Wahab mengingatkan juru parkir agar tidak nakal menerapkan tarif liar diluar ketentuan Perda. Penyedia jasa parkir harus memastikan tarif parkir sepeda motor tidak lebih dari Rp1000

“Tak ada uang kembalian tidak boleh dijadikan alasan. Pemilik usaha juga harus tegas disitu,” tandasnya. (ID)

No comments