Breaking News

Ketua KPU RI Resmikan Rumah Pintar Pemilu Sancaka Kabupaten Bima

Pengguntingan Pita Sebagai Pertanda Peresmian Rumah Pintar Pemilu. 


Bima, Berita11.com— Pemukulan Gong 15 kali secara bergantian oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Juri Ardianto, M.Si, Ph.D,  Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti  dan Ketua DPRD Kabupaten Bima Murni Suciyanti menandai beroperasinya Rumah Pintar Pemilu (RPP) Sancaka Kabupaten Bima   di kantor KPU Kabupaten Bima Desa Panda Palibelo, Kamis (20/10).

Pencanangan yang juga dihadiri Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer, Ketua KPU NTB Lalu Aksar Anshori dan para Komisioner KPU kabupaten/Kota Se-NTB, Juri Ardianto yang berpakaian adat Bima “Siki Lanta”  menyampaikan rasa bangga atas upaya KPU kabupaten Bima yang  sudah membuat dan merancang RPP Sancaka  dengan baik sehingga dapat diresmikan.

Juri Ardianto menyatakan KPU RI mengapresiasi  Pemerintah Kabupaten Bima yang pada Pilkada 2015 lalu mencapai prestasi yang luar biasa karena berhasil  keluar dari zona merah, mampu mengatasi secara meyakinkan Pemerintah Pusat bagaimana Pemilu diselenggarakan dengan baik tanpa perlu ada konflik yang merusak .

Hasil Pilkada juga memperlihatkan bahwa hasil yang meyakinkan dan kredibilitasnya dibanggakan karena tidak ada gugatan yang berarti dan sampai ke Mahkamah Konstitusi. “Jika hasil Pilkada tidak dipersoalkan dan tidak digugat sampai MK, artinya semua masyarakat dan kontestan Pemilu meyakini bahwa hasil Pemilu itu memang nyata seperti itu, tidak ada manipulasi dan rekayasa,” tandasnya seperti dikutip Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bima, M. Chandra Kusuma AP.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri dalam sambutannya mengatakan bagi pemerintah daerah, kehadiran Rumah Pintar Pemilu  menjadi wahana untuk menumbuhkembangkan semangat berdemokrasi yang menjujung tinggi nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.

Selain itu, pada saat yang sama, juga diikhtiarkan menjadi pusat dokumentasi dari proses kepemiluan yang telah dilakukan oleh KPU Kabupaten Bima. Rumah Pintar Pemilu Sancaka diharapkan akan menjadi sebuah taman dimana para pemangku kepentingan dapat hadir dan bersama-sama bertukar pikiran. “Memberikan sumbangsih pemikiran dalam membangun alam demokrasi di Kabupaten Bima dan memberikan Edukasi akan pentingnya Pemilu dan demokrasi di negara kita,”  kata Bupati IDP.

Pada kesempatan tersebut, Ketua KPU Provinsi NTB Lalu Aksar Anshori memaparkan, hanya ada 9 Provinsi dan 18 kabupaten/kota sebagai proyek percontohan Rumah Pintar Pemilu. Di Propvinsi NTB, hanya KPU Kabupaten Bima dan Dompu yang pilot tersebut.

Lalu Aksar mengapresiasi KPU Kabupaten Bima yang telah membangun Rumah Pintar Pemilu dan menghadirkan berbagai ruang yang bisa dimanfaatkan oleh publik. “Artinya KPU bukan hanya milik penyelengara KPU, tetapi juga milik peserta Pemilu dan milik masyarakat. Semua masyarakat yang ini ingin memanfaatkan data dan informasi untuk melakukan diskusi dan bertukar pikiran tentang Kepemiluan,” katanya.

Ketua KPU Kabupaten Bima Nursusila, S.IP, MM  mengatakan rumah pintar Pemilu merupakan program yang tidak semua daerah mendapatkannya, dan Kabupaten Bima merupakan salah satu pilot proyek yang dicanangkan oleh KPU RI.
“kami harapkan Rumah Pintar Pemilu Sancaka melahirkan keputusan yang mantap untuk pembangunan Kabupaten Bima ke depan,” katanya.

Nursusila menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua KPU RI Juri Ardiantoro yang telah berkenan hadir di Kabupaten Bima.   Kehadiran Ketua KPU RI merupakan penghargaan luar biasa bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima. RPP ini memuat sejarah Pemilu, proses kepemiluan dan simulasi proses pemilihan. RPP Sancaka  berisi ruang audio visual untuk pemutaran film film Pemilu dan dokumentasi program kegiatan kepemiluan, ruang simulasi berisi alat peraga dalam simulasi tentang pemungutan dan penghitungan suara, penghitungan alokasi kursi dan maket pemungutan dan penghitungan suara.

“RPP Sancaka diharapkan menjadi rumah Pemilu yang bisa dikunjungi oleh siapapun untuk mendapatkan data, informasi atau berdiskusi bersama berkaitan dengan   demokrasi, ataupun hal lainnya yang berkaitan dengan pemilihan umum,” terang Ketua KPU Kabupaten Bima ini. (AN) 

No comments