Breaking News

Kurang Perhatian, Forum Masyarakat Kae Blokir Jalan di Tente

Kondisi Jalan di Sekitar Terminal Tente yang Diblokir Massa. Foto Ori Berita11.com


Bima, Berita11.com— Massa yang menamakan diri Forum Masyarakat Kae memblokir jalan di sekitar persimpangan yang menghubungan Kecamatan Woha dengan Kecamatan Belo dan Langgudu, Kamis (6/10/2016). Massa juga menyegel kantor UPT Dinas Perhubungan Kecamatan Woha.

Aksi massa sebagai buntut kekecewaan lantaran jalan di sekitar terminal Tente Kecamatan Woha rusak parah dan kondisi terminal setempat yang jorok dan tidak tertata. Aksi blokir jalan dilakukan massa dengan menanam pohon pisang di tengah ruas jalan di persimpangan Desa Tente.

Dalam orasinya, perwakilan massa, Imran (32) asal Desa Nisa Kecamatan Woha menyampaikan sejumlah tuntutan, meminta Pemerintah Kabupaten Bima segera membenahi terminal Tente dan saluran air di sekitar lokasi tersebut.

Menurutnya, sejak lama Pemkab Bima berjanji akan membangun infrastruktur dan membenahi ruas jalan sekitar terminal Tente. Namun kenyataannya hingga kini Bupati dan Wakil Bupati Bima banyak melaksanakan kegiatan di luar daerah.

Dikatakan Imran, sejak lama nyaris jarang pembangunan di wilayah Kae. Padahal merupakan pengasil pendapatan asli daerah (PAD) terbanyak dan menjadi pusat perputaran ekonomi di Kabupaten Bima.

“Mulai hari ini warga Tente Kae jangan membayar pajak dan retribusi. Karena dengan pajak dan retribusi, Tente bisa membangun daerahnya sendiri,” katanya.

Karena tidak ada tanggapan dari pemerintah, sekira pukul 11.00 Wita, massa kemudian membubarkan diri secara tertib. Namun tidak lantas membuka akses jalan yang diblokir. Beberapa menit kemudian Pemerintah Kecamatan Woha melaksanakan koordinasi dengan massa agar mau membuka akses jalan.

Pada pukul 12.25 Wita, Dandim 1608 Bima, Letkol Czi Yudil Hendro, Pasiter Kodim 1608 Bima, Kapten Kav. Sukahar didampingi Babinsa Tente, Seda Farid melihat kondisi jalan yang diblokir dan terminal Tente. (SK)


No comments