Breaking News

Bupati dan Wabup Sumbawa Janji Sampaikan Tuntutan ke Presiden

Umat Islam Kabupaten Sumbawa saat Menggelar Aksi. Foto Ori Berita11.com


Sumbawa, Berita11.com— Ribuan umat Islam Kabupaten Sumbawa menggelar aksi demo menuntut Gubernur DKI non-aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diproses hukum terkait dugaan penistaan terhadap agama. Tuntutan massa direspon Bupati Sumbawa, Drs HM Husni Djibril, B.Sc dan Wabup Drs H Mahmud Abullah.

Bupati dan Wakil Bupati mengisyaratkan akan menyampaikan tuntutan massa kepada Presiden RI Joko Widodo. Aksi demonstrasi umat Islam Kabupaten Sumbawa yang dikoordinir oleh Forum Penolak Penista Agama (FPPA) Kabupaten Sumbawa dimulai dari masjid agung Sumbawa, Nurul Huda, pukul 13.00 Wita. Kemudian menempuh rute jalan Sudirman, jalan Kartini, jalan Hasanuddin, jalan Garuda dan berhenti di halaman Kantor Bupati Sumbawa.

Unjuk rasa dipimpin oleh sejumlah tokoh agama di Kabupaten Sumbawa yakni Drs Umar Hasan, Sukri Rahmad, S.Ag, Koordinator Umum FPPA, ustad Jamaan, Koordinator Lapangan Repy S, Munawir, Ketua Persatuan Ulama (KPU) Kabupaten Sumbawa, ustad Munajar, dan imam masjid Labuan Sumbawa, H Fahri.

Selama aksi long march dari masjid agung Kabupaten Sumbawa menuju kantor Bupati Sumbawa, aksi massa diiringi doa yang dipimpin oleh toko agama Kabupaten Sumbawa, ustad Adnan.

Saat aksi long march, secara bergantian koordinator massa menyampaikan tuntutan. Diantaranya meminta tidak ada intervensi hukum dari Presiden, sehingga hukum dapat ditegakkan dan proses hukum terhadap Ahok dapat berjalan.

Selain itu, massa menyampaikan bahwa aksi demo merupakan bentuk nyata mempertahankan aqidah dan kepedulian terhadap agama. “Intinya Ahok harus ditangkap dan adili Ahok dengan cepat. Kami cuman satu permintaan,” kata orator, Sukri Rahmad, S.Ag.

Sekira pukul 14.16 Wita, massa tiba di halaman kantor Bupati dan menyampaikan empat tuntutan yaitu, mendukung sepenuhnya pernyataan dan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok. Mendesak ap aparat penegak hukum agar menegakan keadilan,  termasuk supremasi hukum terhadap kasus penistaan agama.

Selain itu, meminta umat Islam untuk tetap waspada dan mengawal proses hukum jangan sampai terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menggangu stabilitas yang merusak kebersamaan, persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Tuntutan lain mendesak pemerintah  tidak melindungi siapapun yang terlibat tindakan pidana.

Tuntutan sejumlah ulama dan umat Islam Kabupaten Sumbawa yang menggelar demo tersebut kemudian direspon Bupati Sumbawa, Drs HM. Husni Djibril. Segala tuntutan dan pernyataan sikap umat Islam Kabupaten Sumbawa akan diupayakan agar sampai kepada Polri dan Presiden Jokowi.

“Selaku Bupati Sumbawa, saya sangat mengapreasisi gerakan solidaritas ini. Memang  penegakan hukum harus berjalan dengan baik. Terimakasih aksi  berjalan dengan baik aman dan lancar dan selamat berjuang,” isyarat Husni di hadapan massa.

Pada bagian yang sama Kapolres Kabupaten Sumbawa, AKBP Muhammad Suhanda, S.Ik mengisyaratkan tuntutan umat Islam Kabupaten Sumbawa akan ditindaklanjuti dengan meneruskan kepada Kapolda NTB agar disampaikan kepada Kapolri.

“Terima kasih. Kami mengapresiasi pelaksaan aksi yang sangat aman dan tertib. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” ungkap Muhammad.

Setelah memperoleh tanggapan dari Bupati dan Kapolres, massa kemudian kembali ke lokasi star yakni masjid agung Nurul Huda Kabupaten Sumbawa. Setelah itu, massa membubarkan diri secara tertib. (SK)

No comments