Breaking News

Ini Komitmen FKDM Mencegah Gangguan Kambtibmas

Unjuk Rasa di Sumbawa. Ilustrasi/ Foto Wartasumbawa


Sumbawa, Berita11.com— Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Sumbawa berkomitmen meningkatkan peran dalam menjaga kondusifitas daerah. Beberapa gangguan dan ancaman yang berpotensi terjadi di Kabupaten Sumbawa seperti sangketa lahan dan penyakit sosial.

Ketua FKDM Kabupaten Sumbawa, Mayor Purn Pristiwanto mengatakan, keberadaan FKDM mempunyai peran sebagai mata dan telinga  bagi Pemerintah Kabupaten Sumbawa. Karena peran forum memberikan informasi langsung kepada Bupati Sumbawa  atas kejadian atau isu yang berkembang di sekitar lingkungan masyarakat.

Hingga saat ini masih banyak  kelompok masyarakat yang belum paham terhadap hukum sehingga  mudah melanggar peraturan. Untuk itu , pada masa mendatang FKDM  akan terus meningkatkan sosialisasi.

 “Memberikan pemahaman, mencegah agar masyarakat paham hukum dan tidak kena bencana, baik bencana faktor alam maupun bencana akibat ulah manusia itu sendiri dan tidak langagr hukum, ujar Pristiwanto saat rapat koordinasi (Rakor) yang dihadiri sejumlah unsur intelijen, Senin (21/11/2016).

Menurut Pristiwanto sejumlah kasus yang terjadi tanpa penyelesaian secara cepat seperti persoalan sengketa lahan dan kasus perkosaan remaja dini dan penyakit sosial lainya bisa memicu persoalan yang meluas.

“Bila didapati infomasi di tengah masyarakat segera lakukan antisipasi dini .Cegah lebih awal ancaman tersebut dan laporkan kepada pihak berwajib,” katanya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kabupaten Sumbawa, Erwin Indrapraja SH mengatakan FKDM dapat mendeteksi dini suatu persoalan di lingkungan masing-masing anggota. Keberadaan . FKDM sudah diatur dalam Undang-Undang.

“Diharapkan peka terhadap setiap peristiwa di lingkungan. Keberadaan FKDM ibarat intelijen bagi Pemkab Sumbawa,” katanya kepada peserta Rakor.

Menurutnya, pencegahan dini harus bisa dilakukan FKDM. Selain itu, harus mampu dan bisa menganalisa suatu peristiwa sehingga menjadi suatu laporan yang akurat bagi bupati. Fenomena saat ini banyak yang muncul di tengah masyarakat sok mengetahui dan menguasai hukum sehingga menimbulkan berbagai persoalan.

“Terkait kendala hukum kami akan siap membantu FKDM untuk pendampingan hukum,” katanya.

Koramil 01 Kota Sumbawa. Kap.Inf. Mulyanto mengatakan  keberadaan FKDM sangat bermanfaat bagi  akses informasi di tengah masyarakat. Beberapa persoalan di Kabupaten Sumbawa yang kerap timbul yaitu  sebulan terakhir  yaitu perkelahian antarkelompok preman, terutama yang terjadi di tempat hiburan.

Ia berharap status kafe yang saat ini lagi marak dapat diperhatikan  oleh pemeritah terutama dari segi legalitas. Karena keberadaan kafe sudah melenceng dari tujuan awal. Misalnya sebagai rumah makan.

Mulyanto mencotohkan  seperti keberadaan cafe di wilayah Sampar Waras Kecamatan Badas  yang sudah banyak berdiri.  Lokasi itu menjadi tempat  praktik pengunaan  Narkoba, prostitusi, dan Miras.

“Tempat itu harus dapat diatur kembali serta pertanyakan ijinnya. Selain itu tempat hiburan berbentuk kafe room saat ini bukan lagi untuk karoke keluarga namun sudah berbeda fungsi, dijadikan tempat untuk transaksi  gadis muda atau anak sekolah,” katanya.

Kepala  Bakesbangpol Kabuapten Sumbawa, Drs Arif, M.Si mengatakan kegiatan FKDM dilakukan pada lima  tempat sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2006. “Tujuannya untuk melakukan penyegaran di tubuh FKDM itu sendiri,” katanya. (SK/US)




No comments