Breaking News

Inspektorat: SDM Payah, 157 Desa Telat Menyampaikan LPJ

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sumbawa, Ir. Syarifuddin, M.Si. Foto Berita11.com


Sumbawa,Berita11.com— 157 desa di Kabupaten Sumbawa telat menyampaikan laporan pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Dari APBN. persoalan tersebut disebabkan Sumber Daya Manusia (SDM) di desa yang masih payah.

Hal ini diakui Sekretaris Inspektorat Kabupaten Sumbawa Ir. Syarifuddin, M.Si kepada Berita11.com. “Dari 157 desa yang ada rata-rata dalam pembuatan SPJ ADD/DDA masih terlambat. Hal ini disebabkan masih kurangnya pemahaman para aparatur pemerintahan desa yang ada dalam pembuatan laporan SPJ. SDM mereka rata-rata masih di bawah standar sehingga  sering kebingungan yang akhirnya laporan SPJ terlambat,” ujar Syarifuddin di Sumbawa, Kamis (10/11/2016).

Dikatakanya, tahun 2016  Inspektorat sudah melaksanakan terhadap  157 desa. Namun  dari hasil pemeriksaan itu, rata-rata aparatur pemerrintah desa belum mampu menyelesaikan laporan SPJ dengan cepat, sehingga berimbas terhadap pencairan alokasi dana tahap berikutnya.

Syarifuddin mengisyaratkan, menyusul persoalan tersebut, Inspektorat akan memberikan pembinaan dan membuka ruang konsultasi bagi aparatur desa yang belum paham cara membuat laporan.

“Kami berharap tugas ini harus dilakukan bersama dengan pihak-pihak terkait.  Kepada BPMDes selaku tenaga teknis dalam persoalan ini sudah kami berikan surat rekomendasi agar dapat sering  melaksanakan sosialisasi. Serta pembinaan langsung bagi aparatur pemerintahan desa, sehingga mereka paham,” katanya.  

Dikatakannya, alokasi anggaran yang dialirkan oleh pemerintah pemerintah melalui ADD/DDA  cukup besar dan rata-rata di atas Rp 1 miliar. Untuk itu,  secara adminitrasi pengunaan keuangan tersebut harus jelas laporanya sesuai peraturan yang ada.
Pengunaan uang dengan kegiatan fisik  harus sinkron tidak boleh melenceng. Tentunya untuk memudahkan  pembuatan laporan tersebut harus didukung dengan SDM yang berkualitas.

“Artinya untuk mewujudkan semua itu keterlibatan pihak tenaga tehknis dalam hal ini BPMDes setempat harus proaktif untuk melakukan pembinaan,” katanya. (SK)

No comments