Breaking News

Jembatan Marenteh Rusak Parah, 600 KK Terisolir

Sekretaris BPBD Kabupaten Sumbawa, Drs Ahmad. Foto Ori Berita11.com


Sumbawa, Berita11.com— Hujan deras yang terjadi April hingga Mei 2016 lalu menyebabkan jembatan di Desa Marenteh Kecamatan Alas Kabupaten Bima, rusak parah. Akibatnya, hingga kini sedikitnya 600 kepala keluarga (KK) di desa tersebut terisolir.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, Drs Ahmad mengatakan, hujan deras dan disertai banjir tidak hanya menghancurkan abutmen jembatan di Desa Marenteh, tetapi menyebabkan longsor pada bagian sayap tebing sepanjang 16 meter.

“Keluarga terisolir, roda perekonomian, pendidikan, kesehatan dan kegiatan sosial lainya terhambat karena jembatan tersebut tidak dapat berfungsi lagi,” katanya kepada Berita11.com di Sumbawa.

Dikatakannya, dampak tidak  berfungsinya jembatan di desa itu mengakibatkan terputusnya jalur transportasi yang ada di dua dusun yaitu Dusun Marenteh Loka dengan Dusun Marenteh Beru. BPBD tidak bisa mengatasi persoalan dihadapi warga di desa tersebut, karena hanya bisa melaksanakan kegiatan tanggap darurat penyediaan bantuan stimulan.

Sejak tahun hingga 2016, BPBD Kabupaten Sumbawa sudah berupaya mengajukan proposal permohonan bantuan anggaran  kepada Pemerintah Provinsi NTB dan BNPB. Hanya saja hingga kini masih menunggu respon terhadap pengajuan itu. (SK)

No comments