Breaking News

Komunitas Pramuka Peduli Tabur Bunga di Perairan Benteng Asakota

Upacara Tabur Bunga yang Dilaksanakan KPP

Bima, Berita11.com— Untuk  memaknai perjuangan para  pahlawan Komunitas Pramuka Peduli (KPP) melaksanakan upacara khusus. Pada puncak  peringataan ke-71 hari Pahlawan, KPP melaksanakan tabur  bunga  di perairan  Benteng Asakota  Kabupaten  Bima,  Kamis   (10/11/2016) pagi.

Koordinator KPP, Arief Rachman memimpin upacara tabur bunga di perairan Benteng Asakota, sedangkan Agus Supriyadi bertindak sebagai komandan saat upacara tersebut. Upacara hari pahlawan tersebut diikuti oleh KPP dari Gudep SMA Kae, Gudep Al-Khairiyah dan Gudep SMPN 1 Palibelo.

Puncak upacara hari pahlawan ditandai dengan hening cipta dan pelarungan bunga ke laut Benteng Asakota oleh inspektur upacara dilanjutkan penaburan pelajar, anggota Komunitas Pramuka Peduli.

Upacara tabur bunga di laut ini merupakan momentum untuk memperingati perjuangan para pahlawan laut  yang gugur  demi membela dan menegakkan kedaulatan NKRI,” ujar Koordinator KPP, Arief Rachman.  

Selain tabur bunga di laut Benteng Asakota, Rabu malam  KPP melaksanakan pawai Gerak Api Obor Hargai Jasa Pahlawan  dan renungan malam di Taman Makam Pahlawan.

Arief mengatakan peringatan hari pahlawan  salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan. “Seperti yang dikutip dari The Founding Fathers bahwa  hanya bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, dapat menjadi bangsa yang besar,” katanya.

Ia menjelaskan,   pertempuran 10 Nopember 1945 tidak hanya terjadi di Surabaya, tetapi di Benteng Asakota  pernah terjadi pertempuran hebat oleh para pejuang dana Mbojo. Perjuangan itu juga merupakan peristiwa heroik karena memerlukan pengorbanan yang luar biasa dari para pendahulu negara.

Menurut Arief, selain sebagaim momentum untuk mengenang dan menghargai jasa  para pahlawan. Hari pahlawan sejatinya juga dilaksanakan untuk menumbuhkankembangkan nilai kepahlawanan sebagai modal sosial dalam  mengatasi berbagai masalah bangsa seperti keterlantaran, ketunaan sosial, korban bencana dan masalah-masalah sosial lainnya.  (AN)

No comments