Breaking News

ML Bantah Berzina dengan TR

Ilustrasi.


Bima, Berita11.com— ML, dosen salahsatu PTS di Kabupaten Bima yang diberitakan oleh Berita11.com sebelumnya, digrebek warga karena  diduga berzina dengan TR, istri anggota Polri membantah pemberitaan tersebut.

Diakuinya, peristiwa yang sebenarnya yang terjadi dia dan DW atau TR berada di rumah kontrakan di Desa Talabiu Kecamatan Woha karena urusan bisnis. Pada saat itu digrebek warga dan pihak yang mengaku sebagai suami DW.

Diakuinya, sebelum penggerebekan, pulang sendiri ke rumah kontrakan itu. Kemudian disusul oleh DW atau TR dengan membawa laptop yang ingin diperbaikinya. “Kami duduk di ruang depan dalam rumah, pintu rumah sebelumnya saya tutup tanpa dikunci agar tidak ada anak-anak yang datang untuk main PS (playstaton) karena tidak ada yang menjaga,” katanya, Selasa (15/11/2016).

Dikatakannya, saat berada di dalam rumah DW masuk kamar. Tak lama setelah itu, ia yang awalnya berada di ruang tamu rumah kontrakan tersebut hendak ke WC untuk membuang air kecil.

“Karena laptop dan barang-barang lain berada di ruang tamu. Saya berinisiatif mengunci pintu depan agar tidak kemasukan orang yang dapat bertidak negatif (maling) karena kondisi di luar cukup ramai anak-anak,” katanya.

Setelah itu, ML mengaku masuk kamar tempat DW berada, untuk menyimpan  baju dan celana panjang serta mengambil handuk. “Tidak berapa lama masuklah pihak yang mengrebek. Pada saat itu keadaan pintu kamar tidak terkunci dan terbuka sebagian. Pihak pengrebek langsung masuk dan seorang yang mengaku suami (DW) mengatakan “kamu apain istri saya?” katanya.

ML mengungkapkan, saat penggerebekan, salah seorang dari warga yang datang menggerebek memukul tepat di bagian mata kanannya sehingga membuatnya pingsan. “Posisi saya dan DW saat pihak penggrebek masuk kamar adalah sedang berdiri tidak berhadapan atau tidak dalam keadaan berzina,” ungkapnya.

Ia juga menglarifikasi tentang keterangan saksi yang ikut menggerebek. Saat itu, kondisi ia hanya menggunakan celana pendek bawah lutut, sedangkan DW menggunakan pakaian lengkap.  “Setelah kejadian tersebut kami dibawa ke Polres,” katanya.

Mengapa DW masuk kamar dan mengapa membuka baju ketika ada tamu wanita yang berkunjung rumah kontrakan?  Mengapa tidak membahas bisnis di tempat publik? Hal ini belum dijelaskan oleh ML. (US)

No comments