Breaking News

STKIP Taman Siswa Sambut Tiga PT Peserta SPADA Menristekdikti

Penyambutan Peserta SPADA Menristekdikti oleh Ketua STKIP Taman Siswa Bima

Bima, Berita11.com— Kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Taman Siswa Bima menyambut 45 mahasiswa, rombongan pertukaran mahasiswa yang berasal dari tiga kampus di Pulau Jawa. Penyambutan peserta Sistem Pembelajaran Berjejaring (SPADA) dilakukan Ketua STKIP Taman Siswa Bima, Dr Ibnu Khaldun, M.Si, Jumat (18/11/2016).

tiga Perguruan Tinggi dari Jawa yang melaksanakan pertukaran mahasiswa atau program SPADA  yaitu dari Universitas Sarjanawiyata Taman Siswa Yogyakarta, Universitas Veteran Sukoharjo, dan IKIP Madiun. Setelah beberapa saat tiba dan berkumpul di STKIP Taman Siswa Bima, sebagai tuan rumah, STKIP Taman Siswa Bima melaksanakan acara penyambutan secara resmi di ruangan Ketua dan serah terima rombongan pertukaran mahasiswa sebagai tanda dimulainya program SPADA.

SPADA atau  Sistem Pembelajaran Berjejaring  (Cross Culture Study) tersebut akan dilaksanakan selama 30 hari ke depan di kampus STKIP Taman Siswa Bima di Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima.

Ketua STKIP Taman Siswa Bima Dr Ibnu Khaldun Sudirman, M.Si mahasiswa dan dosen pembimbing dari tiga kampus di Pulau Jawa itu merasa nyaman selama berada di Bima dan khususnya di lingkungan kampus STKIP Taman Siswa Bima.

“Degala kekurangan dan kelebihannya. Sebagai tuan rumah, tentunya kami berusaha semaksimal mungkin untuk melayani tamu sebaik-baiknya,” katanya.

Ibnu menjelaskan, mahasiswa yang bergabung dalam rombongan pertukaran mahasiswa ini adalah mahasiswa-mahasiswa pilihan dari ribuan mahasiswa pada program studi PGSD di kampusnya masing-masing.

“Kalian (mahasiswa) adalah generasi muda harapan bangsa dan calon guru sekolah dasar yang profesional yang akan mengemban tugas mulia untuk mendidik anak usia emas sebagai tunas bangsa. Maju mundurnya sebuah bangsa sangat tergantung dari kualitas anak usia emas tersebut,” ingat Ibnu.

Pada hari yang sama saat penyambutan rombongan mahassiwa dan dosen pembimbing yang mengiktui SPADA , kampus STKIP Taman Siswa Bima juga melepas 30 mahasiswa setempat yang akan mengikuti  pertukaran mahasiswa ke Universitas Veteran Sukoharjo Jawa Tengah dan IKIP Madiun Jawa Timur.

Program Pertukaran Mahasiswa melalui Sistem Pembelajaran Berjejaring ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Menristekdikti.  STKIP Taman Siswa Bima merupakan satu-satunya Perguruan Tinggi di Pulau Sumbawa yang dipilih oleh Menristekdikti untuk mengikuti program itu.

Ibnu menjelaskan, Prodi PGSD STKIP Taman Siswa Bima dipilih karena memiliki kurikulum yang relatif sama dengan kurikulum SN-DIKTI dan KKNI. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar STKIP Taman Siswa Bima  bersyukur dan merasa bangga karena  terpilih mengikuti program SPADA Menristekdikti 2016.  

Sementara itu, pada bagian lain, rombongan 30  mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima yang terpilih dalam pertukaran mahasiswa berangket ke kampus tujuan melalui Bandara Sultan Hasanuddin Bima. Mereka akan mengikuti perturan selama 30 hari di  IKIP Madiun Jawa Timur pukul  dan di Universitas Veteran Sukoharjo Jawa Tengah. 30 mahasiswa STKIP Taman Siswa Bima didampingi dosen  pengantar Syarifuddin, M.Pd.I dan Damhuji, M.Pd.,M.A.

Secara terpisah, dosen STKIP Taman Siswa Bima, Damhuji, M.Pd.,M.A. mengapresiasi penyambutan yang dilakukan oleh Universitas Veteran Sukoharjo dan IKIP Madiun. “Tidak ada kata yang pantas kami ucapkan atas segala budi baiknya kecuali ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Kepada adik-adik kami ucapkan selamat belajar dan berjuang, semoga sehat dan sukses selalu. Amin!” harap Damhuji. (US/*)

No comments