Breaking News

Ternyata Disbudpar tak Memiliki Kewenangan Mengelola Pulau Kambing

Pemandangan Pulau Kambing dari Wilayah Kabupaten Bima. Foto Berita11.com


Bima, Berita11.com— Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bima, Drs Syafruddin HA menyayangkan belum terkelolanya potensi Pulau Kambing secara maksimal. Padahal pulau yang berada di  tengah Teluk Bima itu memiliki daya tarik sebagai salah satu destinasi wisata.

“Yang sebenarnya bisa menjadi daya tarik wisata potensial. Sangat-sangat sayang tidak digarap,” katanya kepada Berita11.com di dinas setempat, Selasa (01/11/2016).

Dikatakannya, untuk pengelolaan potensi Pulau Kambing, Disbupar terkendala beberapa hal. Terutama masalah kewenangan area yang terintegrasi dengan sektor-sektor lain seperti Dinas Kehutanan dan Dinas Kelautan dan Perikanan. “Kita izin dulu dengan dinas terkait baru bisa. Karena disana ada beberapa leading sector,” jelasnya.

Menurut Syafruddin perlu kesinambungan dari pihak terkait dalam menata Pulau Kambing menjadi objek wisata. Termasuk payung hukum penunjukan sebagian wilayah pulau menjadi area pengembangan pariwisata, sehingga Disbupar dapat leluasa mengelolanya.

“Kecuali kalau ada Perda yang menentukan bahwa area pulau sekian luasnya diperuntukan bagi pariwisata. Ini kita cuma foto dan promosikan nggak ada kewenangan untuk mengembangkannya,” ujarnya.

Sebenarnya, kata dia Pemerintah Kabupaten Bima sudah membentuk tim terpadu yang mengamati potensi wisata. Namun tidak berjalan dengan efektif. Disamping itu, untuk memaksimalkan potensi objek, perlu campur tangan pihak swasta.

“Tidak mungkin pemerintah membangun fasilitas sendiri. Harus diajak pemilik modal dalam hal ini investor. Bersama-sama menggarapnya. Kalau lama-lama dibiarkan begitu, nanti bisa jadi pulau sampah,” imbuhnya.

Pulau kambing menjadi salahsatu  pilihan wisata bagi masyarakat Kota dan Kabupaten Bima. Namun akibat minimnya perhatian, kini wajah cantiknya berubah bak tempat pembuangan akhir lantaran telah dipenuhi tumpukan sampah. (ID)

No comments