Breaking News

Cegah Pungli, Kemnag Sumbawa Bangun Dua Balai Nikah

Kepala Kemnag Kabupaten Sumbawa, Dr. H Syarifuddin. Foto Ori Berita11.com


Sumbawa, Berita11.com— Kementerian Agama (Kemnag) Kabupaten Sumbawa berkomitmen memerangi pungutan liar (Pungli). Salahsatunya dengan mencegah peluang itu dengan cara membangun balai nikah.

Kepala Kemnag Kabupaten Sumbawa, Dr. H Syarifuddin kepada Berita11.com mengatakan, kantor setempat berkomitmen mengembalikan citra Kantor Urusan Agama (KUA) yang selama ini dinilai sarat praktik Pungli.

“Untuk mencegah Pungli kita membangun gedung balai nikah. Karena selama ini adanya indikasi Pungli KUA dengan cara menarik biaya akad nikah. Nah untuk menghindari citra negatif itu kita membangun balai nikah,” katanya di Sumbawa Besar, Jumat (23/12/2016).

Dikatakannya, balai nikah itu sudah dibangun di Kecamatan Plampang dan Kecamatan Moyo Hilir. Fasilitas bangunan itu diharapkan dapat meminimalisasi praktik Pungli. “Selain itu untuk menertibkan kembali penerapan budaya nikah di tenah masyarakat yang cenderung meminta menggelar nikah di luar kantor,” katanya.

Secara umum, sesuai yang diatur dalam Peraturan Pemerintah dan Undang-Undang terkait, akad nikah di luar KUA termasuk Penarimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sehingga masyarakat harus mengeluarkan biaya nikah Rp600 ribu. Biaya itu merupakan intensif untuk penghulu yang disesuaikan dengan jarak atau letak geografis.

Syarifuddin mengisyaratkan, pembangunan balai akad nikaah akan diupayakan dilakukan secara bertahap setiap tahun, sehingga 24 kecamatan di Kabupaten Sumbawa memiliki minimal satu balai akad nikah.

“Ini juga dalam rangka meningkatkan pelayanan  KUA. Pelayanan yang nyaman dan representatif di tengah masyarakat,” katanya. (SK/*)

No comments