Breaking News

Demo Antikorupsi, PMII Bersitegang dengan Polisi

Aparat Patmor Polres Bima Kota Berupaya Mengurai Massa. Foto Berita11.com


Kota Bima, Berita11.com— Puluhan orang yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bima bersitegang dengan aparat Kepolisian Resor Bima Kota ketika melintasi jalan Soekarno-Hatta Taman Ria Kota Bima, Jumat (9/11/2016) pagi.

Massa PMII yang konvoi menggunakan mobil pick up dan sepeda motor tak terima salahsatu rekan mereka ditilang oleh aparat kepolisian yang kebetulan sedang menggelar operasi gabungan (Opgab) bersama TNI dan aparat Dispenda.

Massa PMII yang awalnya hendak menuju kantor Bupati Bima di Jalan Diponegoro Jatiwangi Kota Bima menggelar protes terhadap aparat kepolisian di Taman Ria. Massa kemudian menutup arus jalan negara di lokasi tersebut dengan pick dan memenuhi ruas jalan. Akibatnya, puluhan kendaraan menumpuk dan terjebak macet di lokasi.

Sejumlah aparat kepolisian yang berada di lokasi dibantu aparat TNI berupaya mengurai kerumuman massa yang menutup ruas jalan. Namun upaya itu sempat gagal. Bahkan aparat TNI dan kelompok mahasiswa bersitegang. Beruntung belasan menit kemudian aparat Satuan Lalulintas dibantu aparat POM membuka paksa ruas jalan dari kerumuman massa. Selang beberapa menit kemudian aparat Patroli Motor (Patmor) Polres Bima Kota memukul mundur massa PMII.

Kepala Satuan Lalulintas Polres Bima Kota, AKP I Made Hendra menyebut, salahsatu anggota massa yang ditilang oleh aparat kepolisian karena tidak memiliki SIM dan STNK. “Kebetulan hari ini kita sedang menggelar razia. Salahsatu dari mereka menginformasikan kepada temannya ditahan sehingga terjadi aksi mereka,” katanya di lokasi.

Made Hendra mengisyaratkan, aparat kepolibsian tidak mentolerir setiap bentuk pelanggaran lalulintas. Pengendara yang tidak menunjukkan kelengkapan berkendaraan akan ditilang, termasuk mahasiswa. Apalagi Taman Ria merupakan jalur tertib lalulintas. (US)



Video Ketegangan Massa PMII dengan aparat Kepolisian





No comments